Nasional
MUI Ajak Masyarakat Indonesia Galang Donasi Bantu Korban Gempa Turki dan Suriah
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak masyarakat di Indonesia menggelang donasi untuk membantu korban gempa bumi di Turki dan Suriah.
“Mengajak dan mengimbau kita semua bersama-sama mengulurkan tangan memberikan bantuan bagi mereka,” kata Wakil Ketua Umum MUI Dr Anwar Abbas dilansir dari Antara, Kamis (9/2/2023).
Ia mengatakan, gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Turki dan Suriah telah meluluhlantakkan ribuan bangunan serta telah mengakibatkan ratusan ribu orang meninggal dunia di dua negara tersebut.
Menurutnya, uluran tangan dari masyarakat Indonesia bisa meringankan beban derita para korban. Ia mengimbau agar memanfaatkan lembaga filantropi dalam negeri untuk menyalurkan sejumlah bantuan.
“Kita sampaikan melalui Baznas dan Lembaga Amil Zakat yang ada di negeri ini untuk bisa di sampaikan kepada para mustahik,” katanya.
Sebelumnya, Kementerian Agama juga mengimbau umat Islam di Indonesia untuk menggelar shalat ghaib dan mendoakan korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang melanda Turki dan Suriah.
Sementara itu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (ulama) menyerukan kepada jajaran pengurus wilayah, pengurus cabang, dan cabang istimewa NU untuk melaksanakan shalat gaib dan tahlil bagi korban gempa di Turki dan Suriah usai shalat Jumat.
“PBNU mengimbau kepada PWNU, PCNU se-Indonesia, dan PCI NU agar menyelenggarakan shalat gaib dan tahlil setelah pelaksanaan shalat Jumat bersama seluruh warga NU di wilayah masing-masing yang ditujukan untuk korban meninggal dunia dalam bencana gempa bumi di Turki dan Suriah,” kata Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf di Jakarta, Kamis.
PBNU pun mengeluarkan imbauan resmi untuk shalat gaib dan tahlil bagi korban gempa di Turki dan Suriah yang ditandatangani Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf dan Sekjen Saifullah Yusuf tersebut pada Kamis (9/2/2023).
PBNU menyampaikan belasungkawa mendalam atas timbulnya ribuan korban jiwa dalam gempa bumi di Turki dan Suriah tersebut.
“Semoga Allah SWT mengampuni segala salah dan khilaf mereka, serta menerima semua amal kebaikan mereka selama hidup,” kata Gus Ipul.
Menurut Kantor Berita Turki Anadolu pada Kamis (9/2), Badan penanggulangan bencana Turki, AFAD, menyatakan 12.391 orang tewas dan 62.914 lainnya terluka akibat gempa Senin (6/2) yang berpusat di Provinsi Kahramanmaras.
Provinsi-provinsi lainnya di Turki selatan dan timur yang terdampak gempa adalah Gaziantep, Hatay, Osmaniye, Adiyaman, Malatya, Sanliurfa, Adana, Diyarbakir, dan Kilis.
Lebih dari 6.000 bangunan runtuh akibat gempa berskala 7,7 dan 7,6 skala richter, yang terjadi dalam waktu kurang dari 10 jam. (*)
Sumber: Antara

You may like

MUI Cianjur Sosialisasikan Fatwa Haram Untuk Beli Produk Pendukung Israel

MUI Akan Keluarkan Fatwa Terkait Kasus Ponpes Al Zaytun

MUI Jabar Pimpin Investigasi Terkait Ponpes Al Zaytun

MUI Minta Polisi Segera Tindak Panji Gumilang Terkait Penghinaan Agama

Menag Kecam Aksi Penembakan di Kantor MUI

Penembakan di Kantor MUI, Pelaku Meninggal Dunia di Lokasi
Pos-pos Terbaru
- Ajak Warga Karawang Pelunasan PBB-P2 Sebelum 30 September, Bapenda Beberkan Manfaatnya
- Trailer Menabrak Pohon di Jalan Raya Badami, Sopir Dilarikan ke RSUD Karawang
- Satlantas Polresta Karawang Atur Lalu Lintas Guna Cegah Kemacetan Lalu Lintas di Ruas Jalan Raya Utama
- Kapolresta Karawang Resmikan Warung Ojol, Wujud Kepedulian dan Kedekatan dengan Pengemudi Ojek Online
- Dorong Kesiapan Kerja Warga, Disnakertrans Karawang Luncurkan Platform Gratis ‘KARISMA’







