Connect with us

Nasional

Korban Tewas Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Bertambah Jadi 153 Orang

Published

on

INFOKA.ID – Korban tewas akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali bertambah. Jumlah orang yang meninggal dunia menjadi 153 orang.

Jumlah korban tewas tersebut belum termasuk korban luka-luka dan keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Mayoritas para korban meninggal dunia karena sesak nafas dan terinjak-injak usai pihak kepolisian melempar gas air mata untuk melerai kerusuhan.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan dalam insiden tersebut 127 orang dinyatakan meninggal dunia dan 180 lainnya luka-luka dan kini menjalani perawatan di rumah sakit.

Nico Afinta mengatakan sebanyak 34 orang dilaporkan tewas di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sementara sisanya meninggal saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit setempat.

“Dalam kejadian tersebut telah meninggal 127 orang, dua diantaranya anggota Polri, dan 125 yang meninggal, di stadion ada 34,” beber Nico Afinta di Mapolres Malang.

Seperti diketahui, kerusuhan di Staduon Kanjuruhan pecah setelah tim tuan rumah menderita kekalahan 2-3 dari Persebaya. Seketika ratusan suporter tumpah ruah ke dalam lapangan.

Kerusuhan menjadi-jadi saat para suporter itu harus bentrok dengan pihak kepolisian yang mencoba membuyarkan. Aksi baku hantam antara pihak kepolisian dan suporter pun tak terelakkan.

Situasi semakin mencekam ketika pihak kepilisian mulai menembakkan gas air mata ke salah satu sisi tribun. Dikabarkan dari situ, banyak suporter yang terinjak-injak hingga kehabisan nafas.

Akhirnya, dikonfirmasi peristiwa ini memakan korban jiwa kurang lebih sebanyak 159 orang. Ini merupakan insiden terparah yang dialami Indonesia dalam satu tahun terakhir. (*)

Sumber: Berbagai sumber