Connect with us

Regional

Korban Laka Lantas Tunggal Akibat Jalan Rusak di Karawang Tuntut Tanggungjawab Pemerintah

Published

on

KARAWANG – Kegiatan perbaikan oleh Dinas PU Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada kerusakan ruas badan Jalan Raya Proklamasi sepanjang Jalur Tanjungpura-Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, ternyata tidak akan menghentikan langkah keluarga korban kecelakaan lalu lintas untuk melapor pada pihak yang berwenang.

Melalui Pihak kuasa dari keluarga korban laka lantas, Imun Munandar mengatakan, salah satu korban kecelakaan lalu lintas tunggal yang diakibatkan oleh kondisi jalan yang rusak diketahui masih sangat memprihatinkan dan juga membutuhkan perhatian selain perawatan medis kendati telah dibolehkan pulang oleh pihak rumah sakit.

Saat dikunjungi, lanjut Imun, korban laka lantas tunggal atas nama, Joni Albana, diketahui mengalami luka berat serius pada saat terjatuh menghantam lubang jalan raya di wilayah Kabupaten Karawang, terutama jalan dalam pengelolaan dan tanggungjawab dari Pemprov Jawa Barat.

“Kita akan tetap laporkan pada yang berwenang. Kalau kondisinya seperti ini siapa yang akan bertanggungjawab, kasihan kalau harus ditanggungjawab oleh pihak keluarganya yang sekarang ini masih mengurus kondisi korban yang sehari-hari hanya tidur terbaring.karena tulangnya patah dalam insiden laka.lantas waktu itu,” katanya, Rabu (29/3/2023).

Ia mengatakan, hingga kini Joni Albana sebagai anak pertama dari empat bersaudara hanya dapat terbaring diatas tempat tidur di ruang tengah rumahnya. Semenjak kecelakaan lalu lintas yang membuat Joni Albana patah tulang saat terjatuh dari sepeda motor akibat menghantam lubang jalan raya hanya mampu tergeletak di rumahnya.

Oleh karena itu, Imun memaparkan, sebagai kuasa dari pihak keluarga korban akan meminta bantuan dari pakar hukum di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sesuai pada rencana yang sempat diwacanakan melalui WAG Aktifis Karawang,

“Kita akan menyerahkan berkas yang dibutuhkan kang Asep Agustian alias Asep Kuncir, untuk melaporkan kecelakaan ini sebagai kelalaian Pemerintan. Kita bersama dengan aktifis dari Karawang Utara Bergerak, Angga Dhe Raka, siap untuk membantu keluarga korban untuk meminta tanggungjawab pada Pemdrintah, dan melayangkan laporan agar Pemprov Jabar bertanggungjawab pada kondisi kesehatan Joni Albana,” jelasnya. (sgt)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement