Regional
Klarifikasi Ormas Garis Terkait Video Pencopotan Label Gereja di Tenda Pengungsian Gempa Cianjur
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Reformis Islam (Garis) memberikan klarifikasi terkait video pencopotan label di tenda posko pengungsian, yang viral di media sosial.
Klarifikasi terkait pencopotan tersebut disampaikan oleh pengurus DPP dan Ketua DPD Sukabumi Raya, Ade Saefullah, di Cianjur.
Ade mengatakan, pencopotan tersebut di luar yang diagendakan Garis dan gerakan spontanitas anggotanya tanpa sepengetahuan DPP.
“Kita menyayangkan. Padahal agendanya bukan itu. Agenda kita murni kemanusiaan, sesuai yang diajarkan oleh agama Islam,” ujar Ade dikutip TribunJabar.id.
Ia pun mengingatkan anggotanya untuk tidak kembali melakukan hal serupa yang dapat mengundang polemik yang sama.
“Kami sudah sampaikan kejadian serupa jangan terulang kembali. Kita fokus kemanusiaan, bantu korban gempa Cianjur,” tuturnya.
“Termasuk sudah melakukan klarifikasi dengan pihak kepolisian dan diingatkan agar kejadian tidak terulang kembali,” ucapnya.
Dia pun berharap bantuan yang diberikan kepada warga Cianjur tidak ada motivasi lain, kecuali kemanusiaan.
“Murni kemanusian sesuai yang diajarkan semua agama,” ucapnya.
Sebelumnya, video aksi beberapa orang membongkar label tulisan ‘Tim Aksi Kasih Gereja Reformed Injili Indonesia’ yang menempel di atap tenda bantuan untuk korban gempa Cianjur viral di media sosial.
Polisi sudah memeriksa para oknum yang mencopot label tersebut. “Sudah diperiksa tadi malam. Sudah berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Kalau terjadi lagi, kita akan proses hukum,” ujar Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, Minggu (27/11/2022).
Doni menegaskan bahwa masyarakat Cianjur memegang tinggi toleransi. Bantuan dari semua pihak pasti diterima, tanpa melihat suku, agama, ras dan kelompok.
“Saya perlu tegaskan dan luruskan, jika masyarakat Cianjur, terutama pengungsi tidak intoleran. Mereka sangat toleran, menerima bantuan dari mana pun tanpa melihat latar belakang. Tapi untuk ormasnya in jelas intoleran,” kata Doni.
Sumber: TribunJabar.id


You may like

Sinergi PLN Bersama BPBD dan Basarnas Percepat Pemulihan Dampak Banjir di Sukabumi dan Cianjur

326 Petugas PLN UID Jabar “All Out” Pulihkan Kelistrikan di Sukabumi dan Cianjur

50 Anggota DPRD Cianjur Terpilih Dilantik Hari Ini

Operasi KRYD, Polres Cianjur Amankan 624 Knalpot Brong dan 234 Botol Miras

Puluhan Warga Cianjur Keracunan Massal Hidangan Acara Pernikahan, 1 orang Meninggal Dunia

Polisi Ringkus Hacker Penjual Akses Aplikasi Situs Judi Online Terblokir
Pos-pos Terbaru
- Dugaan Korupsi di Sumsel Terkuak: Bupati Muara Enim dan 9 Orang Lainnya Diamankan KPK
- UNSIKA Gelar Gerakan Penanaman Pohon Serentak Forum LPPM BKS PTN Barat
- Buntut Isu Pesta Gay Viral, Pemkab Karawang Segel Theatre Night Mart
- Aliran Gas Diisolasi, Pertagas Pastikan Kebocoran Pipa di Babelan Sudah Tertangani
- Viral CCTV Curas di Karawang, Polisi Identifikasi Pelaku dan Lakukan Pengejaran Intensif






