Nasional
KKP: Pembangunan Modelling Budidaya Nila Salin di Karawang Telah Selesai
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebutkan pembangunan modelling (proyek percontohan) budidaya nila salin di Karawang, Jawa Barat, telah selesai.
“Sudah siap (peresmian). Sudah selesai 36 hektare, tinggal tambah lagi 40 hektare,” ujar Direktur Jenderal Perikanan dan Budidaya (DJPB) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tb Haeru Rahayu dilansir dari Antara, Senin (111/12/2023).
Ia menuturkan tambahan pembangunan seluas 40 hektare dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dari sisi ekonomi.
Dari pasar global, Tebe menuturkan komoditas nila salin atau tilapia memiliki potensi ekspor sebesar 13,9 miliar dolar AS pada 2022 serta diprediksi 10 tahun ke depan mampu mencapai 24,6 miliar dolar AS.
Produk nila salin siap olah dalam bentuk fillet atau potongan daging tanpa tulang asal Indonesia memiliki pasar utama yang diminati oleh Amerika Serikat sebesar 80 persen.
“Sebanyak 80 persen saat ini diminati oleh AS, sisanya ke Eropa dan Jepang. Fillet ya,” jelasnya.
Produk nila salin dalam bentuk fillet ini ditargetkan akan dikemas dengan ukuran 700 gram ke atas atau dua ekor dalam 1,5 kilogram.
KKP mulai membangun modelling atau proyek percontohan klaster budidaya ikan nila salin di Karawang sebagai salah satu upaya meningkatkan produksi ikan nila nasional.
Modelling tersebut juga diharapkan memicu kegiatan ekonomi dan secara langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan yang menjadi tantangan bersama yaitu bisa terus meyakinkan masyarakat agar mereka tetap tertarik membudidayakan ikan nila salin sesuai dengan kaidah Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dan Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB).
Kepala Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang, M Tahang mengatakan, pihaknya saat ini berupaya menggenjot produksi benih ikan nila jenis unggul yang telah melewati penyesuaian secara bertahap.
Dirinya memprediksi modelling ini mampu menghasilkan potensi ekonomi sebesar Rp20 miliar per siklus. (*)
Sumber: Antara

You may like

AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu

Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama

Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi

Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara

Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika

Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
Pos-pos Terbaru
- AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu
- Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama
- Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi
- Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara
- Dari Pos Ronda Menuju Podium Juara: Misi Keramat Orado Palembang Di Kejurprov I Sumsel







