Nasional
Kemendikbud Dorong Kepsek dan Guru Untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mendorong para kepala sekolah dan guru untuk melakukan transformasi internal demi peningkatan mutu pembelajaran pada satuan pendidikan masing-masing.
Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen, Jumeri, menjelaskan, Program Merdeka Belajar merupakan respons rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) nasional tahun 2020-2024 tentang sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing. Dia menyebut menghadirkan pendidikan bermutu tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat menjadi tujuan utama.
Melalui RPJM tersebut, setidaknya ada 3 hal yang diingin dicapai Kemendikbud Ristek. Pertama, adalah angka partisipasi yang tinggi di seluruh jenjang pendidikan, mulai PAUD sampai SMA/SMK dan perguruan tinggi.
Kedua, adalah mendapatkan hasil pembelajaran yang berkualitas.
“Ini penting krn negeri kita dianggap masih memiliki SDM yang belum handal. Capaian-capaian mutu pendidikan kita masih harus diperjuangkan,” kata Jumeri dilansir dari CNNIndonesia.com, Kamis (26/8).
Pencapaian ketiga yang diinginkan, yakni pemerataan mutu pendidikan, baik secara geografis maupun status sosial ekonomi dengan dua indikator pertimbangan, masing-masing pemerataan mutu secara geografis dan secara status sosial, baik ekonomi bawah, menengah, serta atas.
Jumeri menambahkan, Program Sekolah Penggerak sekaligus menjadi upaya membumikan cita-cita Merdeka Belajar. Program Sekolah Penggerak akan berfokus kepada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik guna mendapatkan hasi yang berkualitas, juga pemerataan mutu pendidikan.
“Pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dalam upaya mewujudkan profil pelajar Pancasila, yang mencakup kompetensi, literasi, numerasi, dan karakter bagi peserta didik,” kata Jumeri.
Dia menegaskan, untuk membentuk profil pelajar Pancasila diperlukan terlebih dahulu perubahan dari kepala sekolah dan guru-guru.
“Jadi transformasi internal dulu, transformasi di dalam, kemudian setelah punya keberhasilan, melakukan pengimbasan kepada satuan pendidikan lain di sekitarnya agar dapat melakukan peningkatan mutu serupa,” tutur Jumeri. (*)


You may like

Kemendikbudristek Bakal Hapus Jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA di Kurikulum Merdeka

Data PDNS 2 Terserang Ransomware, Pencairan KIP Kuliah Terpaksa Dilakukan Manual

Banyak Guru Terjerat Pinjol, Kemendikbudristek Tingkatkan Literasi Keuangan

Kemendikbudristek Tetapkan 40.541 Formasi CPNS dan PPPK 2024

Kemendikbudristek Hapus Pramuka dari Daftar Ekskul Wajib di Sekolah

Kemendikbudristek Resmi Terapkan Kurikulum Merdeka Secara Nasional
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- Gagalkan Penyelundupan Narkotika ke Dalam Lapas, Polres Karawang Dalami Jaringan Pemasok dari Luar
- Tim Sanggabuana Polres Karawang Ringkus Pelaku Curanmor, Terungkap dari Jejak Penjualan Motor Curian di Facebook
- Energi Kurban Pancarkan Takwa, PLN Hadirkan Terang untuk Sesama Lewat Light Up The Dream di Momen Idul Adha
- Siaga Idul Adha 1447 H, PLN UP3 Karawang Pastikan Keandalan Listrik untuk Kenyamanan Masyarakat
- Bank BJB Karawang Berbagi Keberkahan Iduladha, Salurkan Sapi dan Domba untuk Masyarakat







gralion torile
25 Agustus 2022 at 18:21
I got what you intend,bookmarked, very decent web site.