Regional
Kadisnaker Karawang Dinilai Berhasil Membuat Persoalan PT FCC Semakin Gaduh Usai Bertemu KDM
Published
10 bulan agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama PT FCC Indonesia beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Karawang, Rosmalia Dewi kini menjadi sorotan publik.
Seperti diungkapkan Pemerhati Kebijakan Pemerintah sekaligus Ketua Peradi Karawang, Asep Agustian, bahwa langkah Kepala Disnaker Karawang yang turut hadir dalam pertemuan dengan KDM, dinilai tindakan yang mencerminkan ketidakpatuhan terhadap etika birokrasi dan mencoreng kewibawaan Bupati Karawang, H. Aep Saepulloh.
“Ini seolah-olah melemparkan masalah ke Wajah Bupati. Padahal Karawang punya Bupati, Wakil Bupati dan Sekda. Kalau semua lari ke KDM, itu namanya melecehkan kewenangan kepala daerah,” ujar Askun (Asep Kuncir) sapaan akrabnya, Minggu (27/7/2025).
Meski demikian, Askun meminta agar Kadisnaker Karawang tidak dimutasi atau dipindah tugaskan. Menurutnya, ‘prestasi’ kegaduhan yang ditimbulkan justru patut menjadi alasan untuk tetap dipertahankan.
“Saya minta Kadisnaker dipertahankan, biar publik tahu prestasinya. Jangan justru dipindah karena sudah berhasil buat gaduh,” ucapnya dengan nada tajam.
Askun juga menyinggung Perda Nomor 1 Tahun 2011 tentang tenaga kerja lokal yang mengatur komposisi 60 persen tenaga kerja dari Karawang. Ia meragukan Dinas Tenaga Kerja memiliki data valid tentang penerapan aturan tersebut.
“Kalau memang benar tiap perusahaan patuh pada aturan 60:40, saya angkat jempol. Tapi kenyataannya? Data real-nya mana? Ini pertanyaan publik,” tegasnya.
Ia pun meminta agar Gubernur KDM menghormati kewenangan Kepala Daerah.
“Kalau memang ingin membantu, tinggal telepon Bupati. Sampaikan ada masalah, bantu cari solusi. Jangan malah dipamerkan di media sosial dengan gaya ‘haha-hehe’ seolah-olah menyelesaikan, tapi faktanya tidak selesai juga,” katanya.
Askun menyimpulkan bahwa dua penyebab kegaduhan di Karawang adalah PT FCC dan Dinas Tenaga Kerja.
“Sekali lagi saya minta ke Bupati, Kadisnaker jangan dipindahkan tugasnya, inilah prestasinya dia, saya rasa Pak Bupati sangat bijak bisa memanggil PT FCC. Nah, di Karawang ini kan ada Bupati, Wakil Bupati dan Sekda, Sekda ini mataharinya untuk PNS, dan Bupati mataharinya untuk masyarakat, kan begitu, jadi saya minta Kadisanker dipertahankan karena sudah membuat gaduh,” pungkasnya. (rls/cho)

You may like

Persib Juara, Kapolres Karawang Turun ke Alun-Alun: Berbagi Bahagia Boleh, Tolong Jaga Ketertiban Kota

Kapolres Karawang Ajak Bobotoh Jaga Ketertiban dan Hindari Aksi Provokatif Saat Nobar

Kapolres Ungkap Tren Orang Jadi Pengedar Karena Ingin Narkoba Gratis

Tim Hukum Jabis Karawang Dampingi Korban Eks Koperasi Pindodeli di RDP Komisi II DPRD, Targetkan Penyelesaian dan Pengembalian Hak Korban

Pemerintah Desa Kutakarya Karawang Jaga Kekompakan Melalui Rapat Minggon Rutin

Skandal KPR BTN Karawang, Jaksa Bongkar Modus Joki di 2 Perumahan Ini
Pos-pos Terbaru
- Persib Juara, Kapolres Karawang Turun ke Alun-Alun: Berbagi Bahagia Boleh, Tolong Jaga Ketertiban Kota
- Kasus Kredit BTN Ratusan Miliar, Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT Bumi Arta Sedayu
- Tegakkan Good Corporate Governance, BTN Proaktif Dukung Kejari Karawang Usut Manipulasi Data KPR oleh Developer
- Kapolres Karawang Ajak Bobotoh Jaga Ketertiban dan Hindari Aksi Provokatif Saat Nobar
- Kapolres Ungkap Tren Orang Jadi Pengedar Karena Ingin Narkoba Gratis







