Nasional
Jokowi: PPKM Darurat Saja Sudah Menjerit, Apalagi Kalau Harus Lockdown
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Presiden Joko Widodo mengungkapkan pemerintah tidak bisa menerapkan lockdown seperti negara lain untuk megatasi lonjakan kasus akibat varian virus delta.
Dia menyebut, penerapan PPKM darurat yang hanya semi-lockdown saja sudah menimbulkan banyak protes. Menurut Jokowi, ia tak terbayang bagaimana bila lockdown diterapkan. Menurut dia, masyarakat banyak yang teriak minta dibuka kebijakan PPKM darurat tersebut.
Untuk itu, ia menegaskan pemerintah tidak akan mengambil opsi lockdown untuk menekan laju kasus Covid-19.
“Lockdown artinya tutup total. Kemarin PPKM Darurat kan semi-lockdown. Itu masih semi saja saya masuk kampung, saya masuk ke daerah semuanya menjerit untuk dibuka. Saya kira bapak ibu juga sama, mengalami hal yang sama. Kalau lockdown bisa kita bayangkan,” kata Jokowi dihadapan penerima bantuan produktif usaha mikro (BPUM) di Istana Negara pada Jumat, 30 Juli 2021.
Maka dari itu, Jokowi mengatakan pemerintah tidak bisa mengambil kebijakan seperti di negara-negara lain dengan menerapkan lockdown. Apalagi, kata dia, jika dilakukan penutupan secara total juga belum bisa menjamin kasus corona bisa selesai.
“Kalau lockdown kita bisa bayangkan, dan itu belum juga bisa menjamin dengan lockdown permasalahan menjadi selesai. Yang kita jalankan ini adalah sisi kesehatannya bisa ditangani, tapi sisi ekonomi juga pelan-pelan harus dijalankan. Tidak bisa kita tutup seperti negara lain, lockdown. Lockdown itu artinya tutup total,” ujarnya.
Oleh karena itu, Jokowi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan secara ketat dengan memakai masker, cuci tangan habis berkegiatan, jangan berkerumun dan menjaga jarak. Menurut dia, ini penting sekali dalam rangka mencegah penularan lebih meningkat lagi.
“Kita semua berharap agar pandemi ini segera selesai, selamat bekerja keras. Saat ini masih berproses menuju vaksinasi 70 persen. Diharapkan akhir tahun ini bisa kita selesaikan, Insya Allah. Kalau sudah 70 persen, paling tidak daya tular virus ini agak jadi terhambat jika sudah tercapai kekebalan komunal atau herd immunity,” ungkap Jokowi.
Sebelumnya, Presiden RI Jokowi memutuskan memperpanjang penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dari tanggal 26 Juli hingga tanggal 2 Agustus 2021.
Kebijakan tersebut diambil setelah Presiden dan jajarannya mempertimbangkan sejumlah hal, baik aspek kesehatan, aspek ekonomi, hingga dinamika sosial. (*)


You may like

Presiden Jokowi Berkantor Selama 40 Hari di IKN hingga 19 Oktober

Harga Obat di Indonesia Mahal 400%, Ini Arahan Jokowi ke Kepala BPOM

Jokowi Akan Reshuffle Kabinet Hari Ini

Pertama Kali, Presiden Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT Ke-79 RI di IKN

Regulasi Investasi di OIKN Rampung, Pemerintah Kebut Tarik Investor Asing

Jokowi: Pilkada 2024 Bakal Berjalan Lancar dan Adil
Pos-pos Terbaru
- Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama
- Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi
- Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara
- Dari Pos Ronda Menuju Podium Juara: Misi Keramat Orado Palembang Di Kejurprov I Sumsel
- Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika






