Connect with us

Regional

Jelang Hari Raya Idul Adha, Pemkab Karawang Sebar 214 Orang Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban

Published

on

INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang menyebar 214 orang tim pemeriksaan hewan kurban ke berbagai wilayah di Karawang.

Mereka terdiri atas penyuluh, pegawai UPTD, dan dokter hewan serta petugas dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan, agar para tim pemeriksaan hewan kurban ini bekerja semaksimal mungkin guna memastikan hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat dan aman untuk dikonsumsi.

Lebih lanjut, Ia juga mengatakan jika memang nantinya ada hewan kurban yang ditemukan sakit harus segera ditangani.

“Kalau pun nantinya memang terlihat sehat, tetap harus dipantau kesehatannya. Dan jika memang terlihat kurang sehat, harus segera diberikan vitamin agar menjadi sehat,” kata Aep di Galeri Bale Indung Nyi Pager Asih, Kamis (6/6/2024)

Ia juga menegaskan, jika penjual hewan kurban tetap ngeyel menjual hewan kurban yang sakit akan diberikan sanksi.

“Kalaupun nanti ada temuan hewan kurban yang sakit, itu kita tegaskan untuk tidak dijual. Kalaupun memang masih membandel ada sanksinya,” tegasnya.

“Karena tadi yang saya sebutkan, harus terus kita berikan treatment agar hewan kurban yang ada di karawang ini sehat-sehat semua,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala DPKP Karawang, Rohman menyampaikan, tujuan dibentuknya tim pemeriksaan hewan kurban ini untuk mendapatkan hewan kurban yang sehat dan layak konsumsi sesuai dengan syariat islam dan sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 114 tahun 2024.

“Mereka akan bertugas mulai dari H-10 sampai H-1 sebelum Idhul Adha. Kemudian dilanjutkan lagi pada hari H untuk pemeriksaan setelah penyembelihan atau pemeriksaan di post mortem,” ungkap Rohman.

Selain itu, Ia juga memaparkan jika hewan kurban yang sudah dilakukan pemeriksaan oleh tim pemeriksaan hewan kurban akan diberikan tanda dengan kalung sehat.

Dan Ia juga mengimbau agar masyarakat membeli hewan kurban yang sudah diperiksa oleh tim pemeriksaan hewan kurban.

“Nanti ada cirinya kalau yang sudah di cek oleh tim, itu ada kalung. Tapi ada juga yang bawaan langsung dari hewannya, biasanya ditelinga hewan kurban. Itu bisa dicek dan discan langsung,” pungkasnya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement