Regional
Jelang ASO, Pemkab Cirebon Ungkap Belum Ada Penyaluran STB Gratis ke Warga
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Sekitar 154.333 rumah tangga di Kabupaten Cirebon yang telah diusulkan sebagai penerima bantuan Set Top Box (STB) gratis untuk peralihan TV Analog ke TV Digital atau Analog Switch Off (ASO). Jumlah itu merupakan data yang sudah terverifikasi dan tervalidasi.
“Di Kabupaten Cirebon data yang terverifikasi dan tervalidasi itu sudah ada 154.333 penerima,” kata Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Cirebon, Deti Sri Aprianti dikutip Detikcom, Minggu (30/10/2022).
Menurutnya, rumah tangga yang telah terdata dan diusulkan sebagai penerima bantuan Set Top Box gratis dari pemerintah ini merupakan kategori keluarga miskin dan memiliki TV analog.
“Bantuan gratis ini ada kriterianya. Kriterianya adalah masyarakat miskin dan memiliki TV Analog,” ucap Deti.
Meski begitu, Deti mengatakan hingga saat ini belum ada bantuan Set Top Box dari pemerintah yang disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Cirebon. Padahal waktu peralihan TV Analog ke TV Digital sudah akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Belum ada penyaluran sama sekali untuk masyarakat di Kabupaten Cirebon. Belum ada informasi juga kapan bantuan STB ini akan didistribusikan,” kata Deti.
Seperti diketahui, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) bakal mulai mematikan TV analog atau analog switch off (ASO) di wilayah di Jawa Barat. ASO akan dimulai pada 2 November 2022.
Ketua KPID Jawa Barat Adiyana Slamet mengatakan, pihaknya sudah menyosialisasikan analog switch off ke 89 titik di 27 kabupaten/kota di Jabar. Target ASO ini pun bakal dilaksanakan karena menurutnya merupakan perintah dari Pasal 60A UU 11/2020 tentang Cipta Kerja.
“Sesuai amanat undang-undang tersebut, siaran TV analog harus dihentikan pada 2 November 2022. Dan kami memastikan, masyarakat Jawa Barat maupun lembaga penyiaran di Jawa Barat siap untuk menyambut analog switch off,” kata Adiyana.
Adiyana menyatakan, pemerintah pusat memang berencana memulai ASO di beberapa daerah megapolitan di Jabar seperti Depok, Bogor dan Bekasi. Namun demikian, KPID tetap berkomitmen memulai analog switch off itu di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
“Walaupun hasil konpres kemarin 2 November itu diberlakukan ASO (analog switch off) di wilayah megapolitan, kemudian selebihnya multiple ASO. Tapi kami optimis mengawal ASO di semua wilayah. Termasuk kesiapan distribusi STB-nya juga kita pastikan untuk kebutuhan analog switch off tersebut,” katanya. (*)
Sumber: Detikcom


You may like

Bedug Hadiah Syeikh Quro Masih Berdentum di Cirebon, Tradisi Dugdag Bertahan hingga Ramadhan 2026

Disaksikan Langsung Ketua Umum, Pengurus AMKI Cirebon Raya Resmi Dilantik AMKI Jabar

Ketua DPD IKAL Jabar Melantik Pengurus Korwil Ciayumajakuning Periode 2025-2028

Pemkab Cirebon Perbanyak Program Edukasi Untuk Tekan Pernikahan Usia Dini

Saka Tatal Ucapkan Sumpah Pocong, Ingin Buktikan Bukan Pembunuh Vina dan Eky, Iptu Rudiana Tidak Hadir

Dari Juni-Juli 2024, Polresta Cirebon Ungkap 21 Kasus Narkotika, Amankan 27 Tersangka
Pos-pos Terbaru
- Ditunjuk Bupati, Kadin Karawang Sukses Gelar Nobar dan Bazar UMKM
- Toko Subur Telor Dilaporkan Jual Minyak Goreng Curah Tanpa Lebel SNI & Merk
- Diduga Terlibat Tawuran, Seorang Pelajar Alami Luka Berat di Klari, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Kapolres Karawang Beri Penghargaan kepada Personel Berprestasi dan Tiga Driver Gojek, Wujud Apresiasi untuk Pengabdian dan Prestasi
- Dari LASKAR Farm, Irfan Hakim Mengajarkan Arti Kasih Sayang kepada Sesama Makhluk Hidup






