Connect with us

Regional

Ihsanudin: Pemerintah Harus Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadhan

Published

on

INFOKA.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ihsanudin, meminta pemerintah, baik di tingkat pusat sampai daerah, turun langsung ke tengah masyarakat untuk mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan kebutuhan pokok menjelang Ramadan 1443 H/2022 M.

Dia mengatakan biasanya harga kebutuhan pokok ini merangkak naik menjelang Ramadan dan Lebaran. Bahkan kini, harga minyak goreng, daging sapi, dan cabai, sudah duluan naik.

“Kami minta pemerintah turun aktif, bukan sebatas seremonial, mencegah kenaikan harga dan kelangkaan kebutuhan pokok menjelang Ramadan. Mudahkanlah masyarakat,” kata Ihsanudin, Jumat (25/3/2022).

Ia mengatakan jangan sampai pemerintah hanya berdiam di kantor sementara masyarakat di lapangan kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok yang layak dan murah.

“Jangan sampai pemerintah turun ke lapangan cuma sebatas seremonial, yang sudah diseting sehingga tampak semuanya baik-baik saja. Padahal masyarakat pada umumnya kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok,” kata Ihsanudin.

Ia mengatakan pemerintah harus memastikan distribusi kebutuhan pokok ini sampai ke pelosok. Termasuk upaya pemerintah menjaga kestabilan harganya dengan opeasi pasar yang juga harus sampai pelosok atau minimal sampai ke tingkat desa.

“Pasar murah digelarnya jangan hanya di kantor dinas atau tempat lainnya yang jarang dijangkau masyarakat bawah. Harusnya operasi pasar itu bisa sampai tingkat RT, seperti yang sudah diwacanakan Pemprov Jabar,” kata Ihsanudin.

Dia mencontohkan untuk kebutuhan minyak goreng saja, masyarakat sempat harus mengantre panjang di depan toko, dan kini malah kesulitan membelinya karena harganya kembali mahal.

Padahal seharusnya kebijakan pemerintah lebih menguntungkan rakyat, bukannya lebih berpihak pada pengusaha dengan mencabut peraturan harga eceran tertinggi minyak goreng.

“Tolonglah pemerintah lebih dekat dengan rakyatnya, operasi pasar harus lebih merata sampai pelosok. Buat kebijakan yang pro rakyat,” katanya.

Dia mengatakan apalagi sebentar lagi memasuki Bulan Suci Ramadan yang biasanya angka konsumsi masyarakat meningkat. Jangan sampai, katanya, masyarakat kembali disulitkan dengan harga yang tinggi dan kelangkaan kebutuhan pokok. (rls)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement