Regional
Dinkes Bekasi Salurkan Bantuan 23.000 Liter Air Bersih dan 1.695 Galon Air Mineral Kepada Warga Terdampak Kekeringan
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan 23.300 liter air bersih dan 1.695 galon air mineral bagi warga yang terdampak kekeringan di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah.
Sekretaris Dinkes Kabupaten Bekasi Supriadinata mengatakan penyaluran bantuan ini didasari Surat Keputusan Bupati Bekasi Nomor HK.02.02/Kep.567-BPBD/2023 Tentang Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan di Kabupaten Bekasi Tahun 2023.
“Dinas Kesehatan menjadi LO (Liaison Officer) Tanggap Darurat Bencana Kekeringan di Kecamatan Cibarusah. Bantuan sudah diserahterimakan di Kecamatan Cibarusah kemarin sore,” kata Supriadinata, Sabtu (23/9/2023).
“Dinas Kesehatan menjadi LO (Liaison Officer) Tanggap Darurat Bencana Kekeringan di Kecamatan Cibarusah. Bantuan sudah diserahterimakan di area Kantor Kecamatan Cibarusah,” katanya di Cikarang, Sabtu.
Dia mengatakan, pendistribusian air bersih tersebut berkolaborasi antara Dinas Kesehatan dengan 36 Rumah Sakit, UPTD Poliklinik dan Nakes Pemda Kabupaten Bekasi.
Supriadinata menjelaskan wilayah Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah menjadi titik terparah terdampak bencana kekeringan. Di wilayah cakupan kerja Puskesmas Ridogalih yang juga meliputi Desa Ridomanah dan Sirnajati ini, sumber air sudah tidak ditemukan dalam kurun empat bulan terakhir.
“Debit air sungai kecil sehingga untuk kebutuhan mandi cuci kakus (MCK) saja, mereka hanya mengandalkan air di aliran Kali Cihoe yang berjarak lebih dari dua kilometer dari permukiman warga, itu pun banyak titik yang sudah mengering,” katanya.
Tidak sampai di situ, sumber air untuk kebutuhan sehari-hari berkurang. Dimana untuk keperluan air minum warga terpaksa harus membeli air bersih. Selanjutnya, banyak tanaman mati, terutama persawahan yang mengandalkan air tadah hujan. Bahkan, beberapa titik di kecamatan Cibarusah rawan kebakaran.
“Juga, pada musim kemarau ini dampak lain dari kekeringan yakni, warga sangat mudah terserang penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA). Data kunjungan pasien ISPA di PKM Ridogalih tercatat 192 di tiga bulan terakhir,” tukasnya. (*)
You may like

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah
Pos-pos Terbaru
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!







