Regional
Diduga Arogansi Kepada Warga Kelurahan Karang Jaya, Aliansi Masyarakat Kota Palembang Akan Lakukan Aksi Damai di kantor DPRD Kota Palembang
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
PALEMBANG – Aliansi Masyarakat Kota Palembang akan melaksanakan aksi damai di Kantor DPRD Kota Palembang terkait adanya dugaan arogansi kepada masyarakat yang di lakukan oleh oknum Tim Anggota DPRD Kota Palembang berinisial MH dari Fraksi partai PKS pada kegiatan Reses di Dapil 1 Palembang yang dianggap melanggar pasal 335 ayat ( 1 ) butir 2 KUHP atau pasal 448 ayat (1) huruf b UU 1/2023.
Ketua Aliansi Masyarakat Kota Palembang Nuris menjelaskan, informasi yang diterima dari masyarakat bahwa para Rukun Tetangga (RT) sedang beristirahat di rumahnya lalu oknum tim dari anggota DPRD tersebut mendatangi rumah yang bersangkutan untuk meminta tanda tangan hasil dari kegiatan reses di dapil 1 wilayah RT 01 RW 01 Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus Jumat, (24/11/2023) Dengan cara memaksa.
“Arogansi oknum Tim Anggota DPRD berinisial SF yang melakukan reses, tersebut memaksa meminta tanda tanggan bukti Reses ke para RT, apalagi sebelumnya hanya koordinasi, kok minta tanda tangan bukti reses,” ungkap Nuris.
“Untuk itu kami akan melakukan aksi damai hari Rabu (29/11/2023) mendatang di kantor DPRD Kota Palembang meminta Ketua DPRD Kota Palembang dan Ketua Badan kehormatan DPRD Kota Palembang segera memanggil mempertanyakan dan memeriksa oknum anggota DPRD Kota Palembang beserta tim dari oknum anggota DPRD kota Palembang tersebut dan meminta pertanggungjawaban,” tambahnya.
Sementara itu ketua RT 01 Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus berinisial NZ yang menjadi korban tindakan arogansi tersebut menjelaskan bahwa satu hari menjelang pelaksanaan reses tersebut dirinya yang sebagai ketua RT baru dikonfirmasi oleh tim anggota DPRD tersebut, menjelaskan akan ada reses di wilayah RT-nya.
“Namun hari ini saat saya sedang beristirahat di rumah, saya didatangi oleh oknum berinisial SF tersebut dengan bermaksud meminta tanda tangan saya sebagai RT, setelah saya periksa berkas tersebut ternyata kosong maka saya bertanya kepada oknum tersebut kenapa berkas ini kosong sedangkan saya harus tanda tangan, atas dasar itulah ada tindakan arogansi kepada saya di kediaman saya oleh oknum tim dari Anggota DPRD kota Palembang tersebut,” jelasnya.
Dia pun menambahkan ada kata-kata yang tidak mengenakan keluar dari mulut SF tersebut.
“Kalau kau dak galak tanda tangan maka nak ku perpanjang masalah ini,” ujarnya memperagakan ucapan terduga. (sya)


You may like

Targetkan Banjir Palembang Berkurang 50% Tahun Depan, DPRD Percepat Pansus Banjir

Ogah Cuma Formalitas! Sekda Muba Pasang Badan, Siap ‘Bongkar’ Anggaran 2026 Demi Rakyat

NasDem Sumsel Siapkan Amunisi Gen z Ubah Stigma Politik Kotor Jadi Gerakan Perubahan

GEGAP GEMPITA! KORMI Palembang “Guncang” Launching Car Free Night ATMO, Aksi Engrang dan Sorak Memukau Ribuan Warga

Dari Pos Ronda Menuju Podium Juara: Misi Keramat Orado Palembang Di Kejurprov I Sumsel

Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern
Pos-pos Terbaru
- Polisi Selidiki Insiden Pohon Tumbang yang Tewaskan Sopir Truk di Karawang
- Gebuk Curanmor, Ops Jaran Lodaya 2026: Polres Karawang Amanakan 5 Pelaku dan 9 Motor
- PT ANI Tanam Pohon Lepas Burung dan Uji Emisi Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia
- Konsisten Gelar Operasi Katarak Gratis, Pupuk Kujang Ingin Berkontribusi Menurunkan Angka Kebutaan Masyarakat
- Viral Jalan Kaki 3 Km Lintasi Jalan Berbatu Ke Sekolah, Karawang Peduli Berikan Dua Unit Sepeda Gowes






