Regional
Soroti Kinerja Bapenda Palembang, Ketua Fraksi Golkar: “Rumah Kita Harus Bersih Dulu”
Published
27 detik agoon
By
Redaksi
PALEMBANG – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Palembang, Rubi Indiarta, S.H., M.H., menyatakan dukungan penuh kepada Pemerintah Kota Palembang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam upaya mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026 sebesar Rp2,3 triliun.
Berdasarkan data Bapenda Kota Palembang, realisasi penerimaan pajak daerah saat ini telah mencapai Rp767.953.920.271 atau sekitar 33% dari target PAD 2026, yang menunjukkan angka pencapaian masih berada di bawah 50%.
Menurut Rubi, capaian tersebut harus menjadi pemicu bagi Bapenda untuk bekerja lebih maksimal melalui pembenahan internal dan peningkatan kinerja seluruh jajaran.
”Kami mendorong Kepala Bapenda yang baru agar segera mensterilkan potensi-potensi kebocoran penerimaan daerah. Jika ada hal-hal yang menghambat optimalisasi PAD, harus segera dievaluasi dan ditindak.”
— Rubi Indiarta, S.H., M.H.
Dorong Penyegaran Organisasi dan Rotasi Pegawai
Rubi juga meminta Pemkot Palembang untuk melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi dan mutasi pegawai, khususnya bagi pejabat yang telah terlalu lama menduduki jabatan strategis, seperti kepala bidang dan kepala seksi.
Evaluasi Posisi Lama: Pejabat yang sudah bertahun-tahun berada di posisi yang samaRubi Indiarta Dukung Pemkot Palembang melalui Bapenda untuk Capai Target PAD 2026
Palembang, 22 Juli 2026 – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Palembang, Rubi Indiarta, S.H., M.H., menyatakan dukungan penuh kepada Pemerintah Kota Palembang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam upaya mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026 sebesar Rp2,3 triliun.
Berdasarkan data Bapenda Kota Palembang, realisasi penerimaan pajak daerah saat ini telah mencapai Rp767.953.920.271 atau sekitar 33% dari target PAD 2026, yang menunjukkan angka pencapaian masih berada di bawah 50%.
Menurut Rubi, capaian tersebut harus menjadi pemicu bagi Bapenda untuk bekerja lebih maksimal melalui pembenahan internal dan peningkatan kinerja seluruh jajaran.
”Kami mendorong Kepala Bapenda yang baru agar segera mensterilkan potensi-potensi kebocoran penerimaan daerah. Jika ada hal-hal yang menghambat optimalisasi PAD, harus segera dievaluasi dan ditindak.”
— Rubi Indiarta, S.H., M.H.
Dorong Penyegaran Organisasi dan Rotasi Pegawai
Rubi juga meminta Pemkot Palembang untuk melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi dan mutasi pegawai, khususnya bagi pejabat yang telah terlalu lama menduduki jabatan strategis, seperti kepala bidang dan kepala seksi.
Evaluasi Posisi Lama: Pejabat yang sudah bertahun-tahun berada di posisi yang sama disarankan untuk dievaluasi dan di-rolling.
Transparansi Publik: Penyegaran ini penting guna menghindari kecurigaan publik terhadap adanya dugaan praktik oknum yang dapat memperlambat pencapaian target PAD.
Sistem Reward and Punishment: Pegawai berprestasi harus diberikan penghargaan, sementara pegawai yang menghambat kinerja organisasi perlu masuk dalam radar evaluasi untuk diganti demi pelayanan masyarakat.
Komitmen untuk Integritas dan Pembangunan
Rubi menekankan bahwa upaya membangun kepercayaan publik harus dimulai dari pembenahan di lingkungan internal instansi.
”Kalau mau bersih, pastikan dulu rumah kita bersih. Bapenda hari ini harus menjadi institusi yang profesional, bersih, dan berintegritas agar mampu mengoptimalkan potensi PAD Kota Palembang,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan dalam mencapai target PAD sangat menentukan kelancaran program pembangunan serta roda pemerintahan di Kota Palembang.
”Fraksi Golkar DPRD Kota Palembang mendukung penuh Pemkot dan Bapenda untuk melakukan pembenahan menyeluruh, meningkatkan pelayanan prima, serta memastikan target PAD 2026 sebesar Rp2,3 triliun dapat tercapai demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.(Syaiful Jabrig) disarankan untuk dievaluasi dan di-rolling.
Transparansi Publik: Penyegaran ini penting guna menghindari kecurigaan publik terhadap adanya dugaan praktik oknum yang dapat memperlambat pencapaian target PAD.
Sistem Reward and Punishment: Pegawai berprestasi harus diberikan penghargaan, sementara pegawai yang menghambat kinerja organisasi perlu masuk dalam radar evaluasi untuk diganti demi pelayanan masyarakat.
Komitmen untuk Integritas dan Pembangunan
Rubi menekankan bahwa upaya membangun kepercayaan publik harus dimulai dari pembenahan di lingkungan internal instansi.
”Kalau mau bersih, pastikan dulu rumah kita bersih. Bapenda hari ini harus menjadi institusi yang profesional, bersih, dan berintegritas agar mampu mengoptimalkan potensi PAD Kota Palembang,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan dalam mencapai target PAD sangat menentukan kelancaran program pembangunan serta roda pemerintahan di Kota Palembang.
”Fraksi Golkar DPRD Kota Palembang mendukung penuh Pemkot dan Bapenda untuk melakukan pembenahan menyeluruh, meningkatkan pelayanan prima, serta memastikan target PAD 2026 sebesar Rp2,3 triliun dapat tercapai demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.(Syaiful Jabrig)

You may like

Diberondong 4 Peluru di Sela Sengketa Lahan, Begini Detik-detik Mencekam Penangkapan Pelaku di Riau!

Mantap! Pelantikan Pengurus KORMI Palembang Periode 2026-2030 Digelar Juli Mendatang

HUT Kota Palembang ke-1343, Diskominfo Gelar Lomba Gaplek dan E-Sport Antar Pegawai-Media

KORMI Kota Palembang Meriahkan HUT Palembang ke-1343, 18 Kecamatan & 29 UPTD Bahagia Jalin Silaturahmi

Targetkan Banjir Palembang Berkurang 50% Tahun Depan, DPRD Percepat Pansus Banjir

Guncang Palembang! Otto Hasibuan Lantik 181 “Pendekar Hukum” Baru: Integritas Adalah Harga Mati!
Pos-pos Terbaru
- Soroti Kinerja Bapenda Palembang, Ketua Fraksi Golkar: “Rumah Kita Harus Bersih Dulu”
- Polres Karawang Terapkan Aturan Baru, Pengedar Narkoba Diancam 20 Tahun Penjara
- Ditunjuk Bupati, Kadin Karawang Sukses Gelar Nobar dan Bazar UMKM
- Toko Subur Telor Dilaporkan Jual Minyak Goreng Curah Tanpa Lebel SNI & Merk
- Diduga Terlibat Tawuran, Seorang Pelajar Alami Luka Berat di Klari, Polisi Lakukan Penyelidikan







