Regional
Diduga Alami Gangguan Jiwa, DD Nekad Akhiri Hidup Dengan Senpi Rakitan
Published
6 tahun agoon
By
admin
KARAWANG – Seorang remaja di Desa Cibadak, Kecamatan Rawamerta, DD (20) ditemukan tewas bersimpah darah dibelakang rumahnya sambil memegang sepucuk senjata api, Senin (15/3/2021) malam.
Kuat dugaan korban nekad mengakhiri hidupnya lantaran mengalami gangguan jiwa yang selama ini dialaminya.
Salah seorang warga yang minta dirahasiakan identitasnya mengatakan, sebelum korban berinisial DD (20) itu ditemukan tewas, warga sekitar sempat mendengar letusan senjata api dari arah belakang rumah korban.
“Warga sekitar rumah korban sempat dengar satu kali bunyi letusan tembakan. Sewaktu di telusuri bunyi letusan tembakan itu, ternyata sumber suara itu dari belakang rumah korban,” ungkapnya.
“Warga bersama keluarga korban juga menemukan korban sudah tidak bernyawa lagi dengan kondisi bersimbah darah lalu terdapat luka bekas tembakan di dada sebelah kiri korban,” terangnya.
Informasi terakhir yang diberikan oleh narasumber yang tetap bersikukuh namanya dirahasiakan tersebut, polisi sudah berdatangan ke rumah korban untuk melakukan olah TKP.
“Udah banyak polisi disini juga, mau olah TKP kayanya,” sebutnya lagi.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana yang dihubunjogi melalui sambungan telepon selular untuk di konfirmasi kebenaran kabar tersebut, pihaknya sudah memonitor kabar itu dan sedang melakukan olah TKP.
“Sedang di monitor, saya lagi di TKP dulu ini, untuk sementara, dugaan korban adalah bunuh diri karena ada gangguan kejiwaan,” ungkapnya.
Hal itu ia ungkapkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan dari sejumlah pihak (keluarga dan warga sekitar) yang dilakukan jajaran kepolisian di TKP.
“Sementara hasil olah TKP dan keterangan dilapangan, patut diduga yang bersangkutan (melakukan) bunuh diri,” jelas Oliestha menegaskan.
Ketika ditanya penyebab korban tewas bunuh diri, Oliestha tidak menampik bahwa korban melakukan hal tersebut dengan cara menembak dada bagian sebelah kirinya menggunakan sebuah senpi rakitan milik korban.
“Iya betul,” singkat Oliestha.
Adapuna motif korban melakukan bunuh diri, kata Oliestha, korban terungkap memiliki gangguan kejiwaan yang sudah lama diderita oleh korban.
“Yang bersangkutan ada gangguan kejiwaan. Suka ngamuk-ngamuk mendadak dan suka ngerusakin atau ngehancurin kaca rumah orang juga,” terangnya. (adv)

You may like

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah

Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur

Tepis Isu Bocor, DPMD Karawang Tegaskan Hasil Ujian CAT Cakades Langsung Diketahui Peserta
Pos-pos Terbaru
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!
- Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!






