Connect with us

Regional

Di Purwakarta Tidak Ada Perayaan Tahun Baru 2021

Published

on

INFOKA.ID – Pemkab Purwakarta memastikan tidak akan menggelar perayaan Tahun Baru 2021. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan. Mengingat pandemi Covid-19 masih fluktuatif terjadi di Kabupaten Purwakarta.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengatakan, perayaan malam pergantian tahun baru 2021 berbeda dengan tahun sebelumnya. Adanya pandemi Covid-19 harus disikapi bersama agar tidak terjadi penambahan kasus.

“Masyarakat harus paham ke sana, dan saling menjaga untuk kebaikan besama,” kata dia, Sabtu (19/12/2020).

Ia juga tidak menganjurkan kepada masyarakat melakukan konvoi atau aktivitas lain yang menyebabkan terjadinya kerumunan.

Bupati Anne menjelaskan, protokol kesehatan yang harus dilaksanakan, yakni menggunakan masker ketika beraktivitas, mencuci tangan menggunakan air mengalir dengan sabun atau handsanitizer dan menjaga jarak antara satu dengan yang lain.

“Menerapkan rotokol kesehatan di tengah masa pandemi memang harus dijalankan, masyarakat juga harus paham dan menyadari itu,” ujar Anne.

Berdasarkan data dari Gugus Tugas Covid-19 setempat, Jumat (18/12/2020) jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 secara kumulatif mencapai 1.974 orang, 1.449 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh.

Terjadi penambahan angka kesembuhan sebanyak 26 orang per hari ini.

“Hari ini, terjadi penambahan warga terkonfirmasi positif sebanyak 54 orang yang sembuh sebanyak 26 orang. Angka kematian hingga hari ini berjumlah 82 orang. Sedangkan untuk pasien konfirmasi positif aktif hari ini berjumlah 443 orang, bertambah 28 orang dibanding hari sebelumnya,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Purwakarta, dr. Deni Darmawan.

Selain itu, untuk warga yang berstatus kontak erat hari ini jumlahnya bertambah 15 orang, totalnya menjadi 503 orang, dan warga yang berstatus suspek bertambah 8 orang, totalnya menjadi 158 orang, dan probable nihil. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement