Hiburan
David NOAH Buka Suara Soal Dugaan Penggelapan Uang Rp1,1 Miliar
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Musisi David NOAH membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya. David mengatakan bahwa dirinya tidak melakukan penggelapan uang pinjaman dari Lina karena semua uang itu telah masuk ke rekening perusahaan.
Didampingi kuasa hukumnya, Hendra Prawira Senjaya, David menjelaskan bahwa dirinya hanya menjadi jembatan antara perusahaan dengan Lina selalu direktur komunikasi.
Ia mengaku bahwa ia hanya sekedar menolong proyek yang sedang digarap perusahaan untuk mendapatkan investor
“Jadi waktu itu sahabat saya minta tolong kepada saya karena dia ada beberapa proyek ke depan, dan saya juga sudah cek proyeknya, itu memungkinkan dan dia minta tolong karena perusahaannya sulit dan terus bersama-sama kami datang ke Lina dan saya berterima kasih Lina mau bantu, jadi bukan atas nama pribadi saya, tapi bersama tim,” ujar David dilansir dari CNNIndonesia.com, Jumat (13/8).
David kemudian mengaku menemui Lina bersama kawannya yang selanjutnya bersedia menjadi investor dalam proyek tersebut. Namun di tengah jalan, proyek yang mereka jalankan harus terhenti akibat pandemi Covid-19.
Beberapa rekan dalam proyek tersebut juga menghilang sehingga David terpaksa harus menghadapi tuntutan investor yang dalam hal ini adalah Lina.
Meskipun dirinya bukan direktur utama perusahaan tersebut, David berusaha semampunya untuk mengembalikan uang Lina sesuai perjanjian dengan perusahaan.
“Dengan uang seada-adanya saya mediasi [ke Lina], saya menawarkan [uang] setengah miliar, tolong diterima ini uang saya pribadi, tapi ditolak karena hitungannya memang lebih besar,” ujar David.
Pembayaran tersebut dilakukan pada 31 juli 2021 melalui mediator dengan pihak Lina. Atas niatan tersebut, David menyanggah bahwa dirinya lari dari tanggung jawab.
“Jadi kalau masalah saya menggelapkan dananya tidak benar, dan soal tidak ada itikad menyelesaikan, saya tetap berusaha untuk menyelesaikan dengan baik-baik, walau teman-teman saya tidak ada yang bisa dihubungi, terus dicari juga susah,” lanjut David.
“Pertanyaannya kenapa tidak dilaporkan, saya mau melaporkan [teman-teman] tapi karena menyangkut masalah internal itu sulit, pokoknya saya berusaha sebisa-bisanya untuk mengembalikan uang Lina,” pungkasnya. (*)


You may like
Pos-pos Terbaru
- May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman
- Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor
- Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
- Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan
- Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI



