Regional
Cegah Penyebaran Covid-19, Wali Kota Bandung Minta Warga Tak Berpesta di Malam Tahun Baru
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Wali Kota Bandung, Oded M Danial meminta warganya untuk lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Hal ini kata dia, untuk mereduksi potensi penyebaran Covid-19.
Menghadapi momen pergantian tahun, Oded juga meminta warga untuk tidak merayakannya dengan menggelar pesta atau turun ke jalan.
“Diharapkan tahun baru nanti, kita warga Kota Bandung tidak banyak keluar rumah. Hari ini sudah dibuat surat edaran, imbauan dari Mang Oded. Kalau sudah selesai saya tanda tangani dan bagikan,” ungkapnya di Balai Kota Bandung, Selasa (15/12/2020).
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan mengatakan pihaknya resmi melarang perayaan malam pergantian tahun baru 2020 ke 2021.
Larangan ini kata Ridwan Kamil, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Pasalnya, pesta malam tahun baru identik dengan kerumunan massa.
“Pemprov Jabar bersama Komite Penanggulangan Covid-19 Jabar sudah memutuskan bersepakat dengan gubernur yang lain bahwa tidak mengizinkan ada perayaan tahun baru,” ungka Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate Bandung, Senin (14/12/2020).
Dia mengatakan, segala bentuk perayaan tahun baru yang mengundang kerumunan massa otomatis memiliki potensi munculnya keramaian. Hal tersebut dinilai membahayakan mengingat kasus Covid-19 di Jabar dan Indonesia masih terus meningkat.
Tak hanya melarang perayaan yang digelar secara outdoor, perayaan yang digelar di dalam ruangan juga diminta untuk tidak dilakukan. Intinya adalah tidak diperkenankan menciptakan potensi kerumunan dalam malam pergantian tahun.
“Perayaan tahun baru secara teknis akan didetilkan. Intinya potensi kerumunan. Jadi perayaan tahun baru yang ramai seperti konser dan lain-lain, kalau indoor juga mengundang keramaian dan akan kita larang,” jelas Kang Emil.
Sebelumnya diberitakan, Jawa Barat mengalami penambahan daerah kota dan kabupaten yang masuk zona merah atau daerah risiko tinggi Covid-19. Jika pekan lalu ada enam daerah yang masuk zona merah, pekan ini tercatat ada 8 daerah yang masuk dalam kategori zona merah. (*)
Sumber: AyoBandung.com


You may like

PT Permata Buana Putra Gugat Media Online Sebar Fitnah, Dirut: Kami Taat Aturan

Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat Membuka Rakerwil FK-PKBM Provinsi Jawa Tahun 2026

UMKM Lapas Jabar Bersinar: Produk Sabut Kelapa Diekspor ke 4 Negara

Nyalakan Harapan, PLN UID Jawa Barat Sambungkan Listrik Gratis untuk 844 Keluarga Kurang Mampu di Momen HLN ke-80

Bahas Kolaborasi Platform Digital, AMKI Jabar Jalin Kemitraan dengan Pendam III/Siliwangi

PLN UID Jabar Nyalakan Harapan di Hari Kemerdekaan, 365 Keluarga Prasejahtera Nikmati Sambungan Listrik Gratis
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- Bulog dan Polri Gelar Pasar Murah di Karawang dan Bekasi, Stabilkan Harga Pangan
- Tingginya Penyerapan Awal Musim Tanam di Karawang, Pupuk Indonesia Pastikan Pasokan Pupuk Tetap Terpenuhi
- Layanan Hotline Mudik 2026 Polda Jabar Siap Bantu Pemudik
- 110 dalam Genggaman: Polda Jabar Perkuat Quick Response untuk Mudik Aman
- Wakapolri Tinjau Pos Terpadu KM 57, Puji Inovasi Pelayanan Mudik Polda Jabar dan Polres Karawang







graliontorile
27 Agustus 2022 at 06:58
hello there and thank you in your info – I have definitely picked up something new from right here. I did alternatively experience a few technical points using this site, since I experienced to reload the site lots of instances previous to I could get it to load properly. I have been brooding about if your web host is OK? Now not that I am complaining, but slow loading circumstances instances will very frequently impact your placement in google and could injury your high-quality rating if advertising and ***********|advertising|advertising|advertising and *********** with Adwords. Anyway I am including this RSS to my e-mail and can look out for much extra of your respective exciting content. Make sure you update this again soon..