Connect with us

Regional

Banjir Kiriman Sungai Cimanuk Rendam Permukiman Warga di Indramayu

Published

on

INFOKA.ID – Sejumlah titik wilayah di Kabupaten Indramayu dilanda banjir dari limpasan air Sungai Cimanuk, Jumat (26/3/2021) siang.

Seperti yang terjadi banjir melanda permukiman warga di Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Nyaris semua rumah khususnya yang ada di Blok Kepuh terendam banjir setinggi 70-80 centimeter.

Seorang warga, Eni Julianah (41) mengatakan, banjir tersebut mulai datang sejak pukul 14.00 WIB dan sampai sekarang masih terus meninggi.

“Jam dua tadi masih kecil, sekarang tambah tinggi, kemarin juga datang banjir tapi cuma 40 centimeter, pagi tuh kering eh sekarang malah naik lagi,” ujar dia.

Eni Julianah mengatakan, setelah mendapat informasi bahwa debit air Sungai Cimanuk kembali meningkat pada pagi dini hari tadi, ia langsung berkemas. Seluruh barang dinaikkan ke tempat yang lebih tinggi agar tidak terendam banjir.

Ia mengatakan, selain desa tempat tinggalnya, desa tetangga yakni Desa Pagirikan pun mengalami hal serupa.

Banjir tersebut diketahui datang karena kiriman dari daerah hulu sungai, kondisi tanggul di desa setempat tidak kuat menahan debit air yang tinggi.

“Padahal enggak hujan enggak apa, di sini bukan langganan (banjir) lagi, (sekarang) dua bulan tuh banjir bisa 8 kali,” ujar dia.

Plt Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Caya mengatakan, limpasan air ini merupakan kiriman dari daerah hulu.

“Karena di Sumedang Selatan di sana terjadi banjir bah, sehingga menyebabkan meningkatnya debit Sungai Cimanuk,” ujar dia, seperti dikutip dari TribunJabar.id.

Caya mengatakan, pada malam hari tadi menjadi puncak kiriman air, berdasarkan pantauan dari Bendung Rentang, debit Sungai Cimanuk bahkan mencapai 1.025,640 m³/detik pada pukul 02.00 WIB.

Status Sungai Cimanuk bahkan berada di level waspada pada malam dini hari tadi. Meski terjadi limpasan, BPBD memastikan kondisi tersebut masih aman terkendali. Limpasan air tidak sampai merendam permukiman warga maupun membuat tanggul jebol.

Sekarang ini, status debit air Sungai Cimanuk sudah berangsur surut, dengan tinggi muka air sebesar 483,519 m³/detik.

“Sekarang alhamdulillah sudah berangsur surut,” ujar dia.

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement