Regional
Bang Jago yang Lakukan Pemukulan dan Perusakan Mobil Gunakan Dongkrak di Jalur Cirebon Ditangkap Polisi
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan ‘Bang Jago’ pelaku pengeroyokan dan perusakan mobil yang terjadi di Cirebon. Pria tersebut ditetapkan tersangka karena terbukti mengeroyok dan merusak mobil korban.
Diketahui, video aksi pria yang mengendarai minibus marah-marah kepada pengendara minibus lainnya viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi di jalur Cirebon-Kuningan, tepatnya di Desa Kondangsari, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (10/6/2023) kira-kira pukul 16.00 WIB.
Dalam video berdurasi 1 menit 34 detik itu terlihat pengemudi minibus putih yang mengenakan kaus hijau keluar dari kendaraannya sambil marah-marah.
Pria tersebut tampak menenteng dongkrak hitam di tangan kanannya. Sedangkan tangan kirinya mengacungkan jari telunjuknya sambil berteriak, “woi, minggir, minggir.”
Selain itu, pria tersebut juga terlihat beberapa kali memukulkan dongkrak yang dibawanya ke arah kap dan kaca depan mobil yang dikemudikan korbannya.
Pukulan yang cukup kencang itu membuat mobil korban mengalami sejumlah kerusakan, di antaranya kaca depan pecah, kap mobil penyok, spion rusak, dan lainnya.
Dalam video tersebut juga terlihat dua pria yang menumpangi mobil yang dikemudikan pria berkaus hijau yang marah-marah berusaha menenangkannya.
Namun, pria tersebut tampak mengabaikannya. Dia tetap marah-marah sambil berteriak meminta korban menepi serta keluar dari kendaraannya.
Sejumlah pengendara sepeda motor juga terlihat memelankan laju kendaraannya karena jalannya terhalang dua mobil tersebut sehingga tidak bisa melintas.
“Motor jalan terus, jalan terus, jangan berhenti, jalan, kamu minggir woi, minggir,” ujar pria berkaus hijau sambil marah-marah dan menunjuk mobil yang dikemudikan korban.
Sejumlah warganet pun menyebut pria berkaus hijau tersebut sebagai Bang Jago dan berharap petugas kepolisian segera meringkusnya karena aksinya cukup meresahkan.
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton, mengatakan, jajarannya bertindak cepat setelah menerima laporan kejadian itu, dan berhasil meringkus pelaku di kediamannya.
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton, mengatakan, pria tersebut berinisial FO (26) warga Kabupaten Indramayu.
“Saat ini, kami masih memeriksa FO secara intensif, dan statusnya juga sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Anton, Kamis (22/6/2023).
Bahkan, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui tersangka merupakan residivis kasus serupa dan dijatuhi vonis hukuman selama 1,5 tahun penjara pada tahun 2019.
Ia mengatakan, jajarannya juga turut mengamankan barang bukti berupa dongkrak yang digunakan tersangka untuk merusak mobil korban di jalur Cirebon-Kuningan tersebut.
Menurut dia, dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka juga rupanya sempat memukuli korban sebelum melakukan perusakan mobilnya menggunakan dongkrak.
Akibat perbuatannya, FO dijerat Pasal 170 KUHP dan Pasal 406 KUHP serta diancam hukuman maksimal 9 tahun penjara. (*)

You may like

Bedug Hadiah Syeikh Quro Masih Berdentum di Cirebon, Tradisi Dugdag Bertahan hingga Ramadhan 2026

Disaksikan Langsung Ketua Umum, Pengurus AMKI Cirebon Raya Resmi Dilantik AMKI Jabar

Ketua DPD IKAL Jabar Melantik Pengurus Korwil Ciayumajakuning Periode 2025-2028

Pemkab Cirebon Perbanyak Program Edukasi Untuk Tekan Pernikahan Usia Dini

Saka Tatal Ucapkan Sumpah Pocong, Ingin Buktikan Bukan Pembunuh Vina dan Eky, Iptu Rudiana Tidak Hadir

Dari Juni-Juli 2024, Polresta Cirebon Ungkap 21 Kasus Narkotika, Amankan 27 Tersangka
Pos-pos Terbaru
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polres Karawang Optimalkan Lahan Produktif dan Sarana Logistik
- Sinergi Polres Karawang dan Masyarakat: Kawal Swasembada Pangan Demi Jaga Stabilitas Kamtibmas
- Aksi Nyata Polres Karawang Dorong Akselerasi Swasembada Pangan Nasional Lewat Sektor Pertanian
- Polres Karawang Kawal Ketat Mata Rantai Distribusi Hasil Bumi Guna Menjamin Swasembada Pangan
- Tingkatkan Produktivitas Hasil Bumi, Polres Karawang Gencarkan Program Pendampingan Kelompok Tani







