Connect with us

Regional

Awal Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok di Purwakarta Melambung Tinggi

Published

on

INFOKA.ID – Harga kebutuhan pokok di Purwakarta masih tinggi. Peningkatan harga-harga ini terjadi sejak menjelang Ramadhan, dan pada hari kedua bulan puasa ini, harga-harga kebutuhan pokok tersebut tidak menunjukkan penurunan.

Pedagang menyebutkan bahwa kenaikan ini terjadi dalam empat hari terakhir karena harga di tingkat distributor yang naik.

Pedagang kecil pun memilih untuk tidak membeli telur karena harganya tinggi. Mereka menunggu harga yang lebih rendah agar bisa mendapatkan keuntungan.

“Rp 33.0000 per kg dari sebelumnya Rp 32.000. Harga naik sejak empat hari kemarin, tetapi pada Sabtu tidak naik. Kemungkinan naik lagi, paling tinggi Rp 35.000 menjelang Lebaran. Pasokan aman, permintaan sedang. Belum menjual telur lagi. Mungkin seminggu ke depan saat permintaan lumayan,” kata pedagang telur ayam, Dadang pada Rabu (13/3/2024).

Selain telur, harga daging ayam potong juga tidak menurun sejak seminggu sebelum Ramadan, bertahan di angka Rp. 40.000 per kg, padahal harga normalnya Rp 32.000 per kg.

Pedagang menyatakan bahwa harga daging ayam kemungkinan akan turun dan naik menjelang Lebaran, sementara pembeli mengurangi jumlah pembelian daging ayam.

“Hari ini masih Rp 40.000. Kalau kita jual, harganya masih sama sebelum puasa. Harganya enggak naik malah turun sedikit nanti jelang Lebaran naik lagi, Rp 45.000 per kg mungkin Lebaran juga sama,” kata seorang pedagang daging ayam, Neneng.

Untuk harga beras sendiri, di pasar tergolong masih tinggi, meskipun ada penurunan sejak beras impor masuk.

Harga beras medium di pasar saat ini berkisar antara Rp 12.500 hingga Rp 13.000 per kg, sedangkan harga eceran tertingginya seharusnya hanya Rp 10.900 per kilogram.

Pemerintah diharapkan untuk terus menekan inflasi agar harga-harga kebutuhan pokok bisa turun dan terjangkau oleh masyarakat kecil. (*)