Connect with us

Regional

Aneh, Anggaran Pemeliharaan Genset Bagian Umum Rp 474 Juta Seharga Genset Baru

Published

on

KARAWANG – Tindak pidana khusus layak untuk mengendus pos anggaran genset di Sekretariat Daerah Pemda Karawang. Bagaimana tidak, harga pemeliharaan yang mereka rancang pada tahun anggaran 2022 menyentuh angka Rp 475 juta.

Ini setara pembelian genset baru dengan spek diatas 500 kva. Kalau bisa beli baru kenapa pos anggaran pemeliharaan genset itu tetap direncanakan?

Namanya barang belanja modal, memang kudu dipelihara. Tapi kalau angka rupiahnya tidak wajar, ya kudu dicurigai. Apalagi pemanfaatan genset Setda selama ini pun masih ditopang kelistrikan milik negara. Tidak melulu barang ini dioperasikan. Lalu kenapa bagian umum tetap “maksa’ menganggarkan pemeliharaan dengan nilai nyaris setengah milyar. Memangnya ada berapa ratus genset yang digunakan di gedung kantor Pemda Karawang. Apa betul barangnya selalu rusak dan butuh perbaikan? Atau jangan jangan?

Redaksi yang berbincang dengan salah satu toko servise genset pada provider belanja online, padahal mendapati pembiayaan kerusakan genset berat, sedang dan rusak berbagai merk diprediksi tidak bakal menyedot dana hingga ratusan juta.

Semisal pada kasus genset yang susah menyala dikarenakan genset jarang dipanasi, sehingga oli pelumas yang melumasi mesin akan kembali ke tangki oli karena gaya gravitasi membuat onderdil mesin yang tidak terlindung dengan pelumas, komponen-komponen mesinnya bisa berkarat dan tersangkut satu sama lain. Dan, perbaikan kerusakan kasus ini tidak membutuhkan biaya ratusan juta.

Kasus lain, kerusakan genset biasa terjadi pada tegangan yang tidak keluar. Pada kasus ini pun disebutkan bahwa pemeliharaannya hanya cukup dengan mengganti dioda, AVR genset, atau gulungan exitor.

“Kalau sampai ratusan juta, mungkin itu untuk belanja baru kang. Perbaikan tidak mungkin semahal itu,” ujar pemilik toko servise genset online ini. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement