Regional
Amarta Desak Bupati Purwakarta Melarang TPA Cikolotok Jadi Tempat Pembuangan Limbah dari PT Assapaper
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
PURWAKARTA – Lembaga pemerhati lingkungan Amarta meminta Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika untuk melarang tempat pembuangan akhir (TPA) Cikolotok dijadikan tempat pembuangan limbah industri dari PT Assapaper.
Pasalnya. hingga saat ini belum dilakukan uji lab terhadap limbah dari PT Assapaper itu, apakah termasuk limbah B3 atau bukan.
“Perlu dilakukan pengujian secara komprehensif melalui uji lab terhadap limbah dari PT Assapaper tersebut, apakah mengandung limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) atau tidak,” kata Ketua LSM Amarta Tarman Sonjaya, Minggu (19/2/2023).
Menurutnya, sangat berbahaya sekali jika seandainya limbah yang berasal dari industri itu termasuk limbah B3, bisa mengancam kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.
“Pemkab Purwakarta perlu melakuka. langkah antisipasi dengan mendesak Dinas Lingkungan Hidup melakukan pengujian terhadap limbah dari PT Assapaper tersebut,” jelas Tarman Sonjaya.
Tarman menjelaskan,dijadikan TPA Cikolotok sebagai tempat pembuangan sampah dari PT Assapaper yang dituangkan dalam bentuk kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Purwakarta untuk ditinjau kembali.
Pasalnya, kerjasama tersebut diduga telah melanggar Undang-undang nomor 18 tahun 2008 tentang pengolahan sampah dan Undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup.
Seperti diberitakan, Komite Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (KPLHI) akan segera melayangkan surat ke Bidang Penegakan Hukum (Gakum) Kementerian Lingkungan Hidup untuk melakukan clean up di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikolotok yang dijadikan tempat pembuangan limbah B3 dari PT Assapaper.
“Kami akan melayangkan surat ke Gakum LH untuk melakukan pembersihan (clean up) TPA Cikolotok yang menjadi tempat pembuangan limbah pabrik,” kata Ketua KPLHI Iwan Frahenata.
Menurutnya, limbah yang dihasilkan oleh perusahaan produsen kertas merupakan limbah B3 yang dihasilkan melalui proses kimia.
“Jadi tidak ada alasan lagi kalau limbah kertas yang dihasilkan PT Assapaper bukan B3,” ungkap Iwan.
Diakuinya, ancaman dari limbah B3 ini memang tidak dirasakan sekarang ini tapi untuk jangka waktu yang panjang.
“Pokoknya dampak yang ditimbulkan dari limbah B3 akan mengancam generasi kedepan,” tandas Iwan. (Taufik Ilyas)


You may like

IJTI Akademi, Cetak Generasi Muda Yang Cerdas Bermedia Dan Kritis Informasi

Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR

LippoLand Perkuat Kontribusi terhadap Percepatan Ekonomi dan Penyediaan Hunian Terjangkau melalui HWB Purwakarta

Besok! Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta Resmi Diluncurkan

Purwakarta Istimewa Gelar EXPO Pendidikan Non Formal (PNF) Tahun 2025

FK-PKBM Kabupaten Purwakarta Adakan Musdalub Tahun 2025
Pos-pos Terbaru
- Kontribusi Nyata Polsek Klari Terhadap Peningkatan Serta Memperkuat Ketahanan Pangan
- HUT Kota Palembang ke-1343, Diskominfo Gelar Lomba Gaplek dan E-Sport Antar Pegawai-Media
- UNSIKA Jadi Tuan Rumah Pertemuan SELA BKS-PTN Barat Bidang Pendidikan 2026, Dorong Kolaborasi dan Prestasi Mahasiswa
- Bukan Sekadar Tempat Menginap, Brits Hotel Karawang Komit Jadi Etalase Budaya Lokal
- Simpan Puluhan Gram Sabu, Dua Pria Asal Jayakerta Karawang Terancam 20 Tahun Penjara






