Regional
HPP Muratara Adakan Diskusi Dengan Tema ‘Sudah KRITIS, Masih KRISIS’
Published
6 tahun agoon
By
Redaksi
PALEMBANG – Dalam menjalankan visi dan misinya sebagai mahasiswa, pemuda merupakan penggerak perubahan peradaban bangsa ini khususnya di Sumatera selatan (Sumsel). Himpunan Pemuda Perantau Musi Rawas Utara (HPP Muratara) Pengurus Cabang Kota Palembang melaksanakan Focus Group Discussion(FGD), pada Minggu (11/4/2021) di Cafe Rindu, Jakabaring Palembang, dengan Tema: “Sudah Kritis, Masih Krisis, Tanggung Jawab Siapa?”
“Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan, jadi jika hari ini kita hanya kritis tapi masih krisis itu percuma kita sebagai mahasiswa karena sejatinya mahasiswa Dan pemuda tidak hanya bisa memikirkan kemajun diri sendiri, tetapi bisa mengimplementasikan kepada orang banyak apa yg kita niatkan demi kebaikan dan perubahan bangsa khususnya Sumsel,” kata Elan Putri Basri selaku Ketua HPP Muratara PC Palembang yang juga sebagai penyelenggara Focus Group Discussion (FGD).
Acara ini dihadiri juga dari Organisasi mahasiswa Forum Komunikasi Mahasiswa Daerah (Forsuma), Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) Universitas Tridinanti Palembang, juga mewakili para Pemuda PP HPP Muratara dan Forum Komunikasi Mahasiswa Daerah (FKMD) Sumsel. Dihadiri pula Dr. Azwar Agus S.H M.HUM Rektor Universitas Taman Siswa Palembang, Ade Indra Chaniago, sebagai narasumber.
Dalam Diskusi tersebut membahas mahasiswa jangan jadi pengecut dan cengeng, mesti bersuara negeri membutuhkan, perubahan tidak akan tercipta jika mahasiswa hanya berdiam diri saja, mahasiswa sebagai agent of change, dan sosial kontrol.
“Dampak Positif untuk kita milenial, dan Sebagai motoring pengantar kami untuk berprogres dalam pergerakan organisasi biar tidak akan bungkam terhadap keadilan negeri,” ujar Ade.
“Bergeraklah, jangan pedulikan mereka yg tidak paham akan kebenaran akan perubahan sekedar mengkritik kita langsung Down. Karena niat baik akan selalu dibantu oleh yg maha adil,” papar Ade Indra Chaniago dalam diskusinya.
“Kalau pemuda sudah berumur, 21-22 tahun sama sekali tidak berjuang, tak bercita-cita, tak bergiat untuk tanah air dan bangsa, pemuda begini baiknya digunduli saja kepalanya. Pemuda hari ini harus turun tangan, berkarya nyata menjawab semesta Indonesia,” terang Dr. Azwar.
Ketua Presidium Aktivis Sumsel Bersatu (ASB), Rudi mengatakan, pemuda Indonesia yang hebat adalah pemuda yang menghindari kecondongan untuk menyimpang dari kebenaran.
“Kebenaran untuk terus hadirkan Indonesia yang Satu dan Damai. Kami siap dukung untuk para mahasiswa dan pemuda turun hari ini jika memperjuangkan hak rakyat, Hidup Rakyat Indonesia,” kata Rudi. (sya)

You may like

PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!

Kekerasan Terhadap Pers Kembali Terjadi, AJI Palembang Tuntut Pengusutan Tuntas Kasus Penganiayaan Jurnalis

Ketum IKA-MUBA Apriyadi Mahmud Rancang Program Permodalan UMKM Bareng OJK

Gubernur Sumsel Kukuhkan Pengurus IKA Muba 2026–2030, Apriyadi: IKA Muba Adalah Umah Kita Bersama

H-Beberapa Hari Jelang Pelantikan, Panitia IKA Muba Pastikan Seluruh Agenda Siap Dieksekusi

Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
Pos-pos Terbaru
- Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini
- Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD
- Aksi Nyata untuk Bumi, Alfamidi Operasikan 49 PLTS dan Efisiensi 2,2 Juta Lembar Kertas
- Pertagas Dukung Ketahanan Pangan melalui Penyaluran Gas Bumi bagi Industri Pupuk
- ACT ONE Yamaichi Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Pengalaman 60 Tahun dari Jepang untuk Mendukung Industri Konstruksi Nasional






