Regional
Ridwan Kamil Dukung Penetapan PPKM Level 3 Saat Libur Nataru
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendukung rencana pemerintah untuk menerapkan PPKM Level 3 selama libur Natal dan Tahun Baru untuk mengantisipasi gelombang tiga kasus Covid-19.
“Jika itu keputusan dari pemerintah pusat, saya kira kita akan menyesuaikan sehingga jumlah kerumunan, jumlah kegiatan selama Nataru itu bisa kita kendalikan dengan baik,” kata dia, dalam keterangannya, Jumat (19/11/2021) kemarin.
Ia mengamini libur panjang kerap memicu kenaikan kasus Covid-19. “Dimana ada potensi liburan yang panjang, dan kerumunan yang masif, tentunya potensi massal Covid itu akan masih mengintai, kira-kira begitu,” kata dia.
Ridwan Kamil mengatakan pengalaman mengajarkan untuk menekan penyebaran Covid-19 tidak bisa dilakukan hanya oleh satu daerah saja.
“Covid mengajarkan tidak bisa dikendalikan di level daerah, harus lintas daerah,” kata dia.
Menurut dia, momentum penurunan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini harus terus dijaga.
“Yang paling penting Covid yang sekarang sudah turun harus terus kita pertahankan. Jangan sampai kita euforia sehingga naik lagi,” kata dia.
Pemerintah berencana menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3 pada masa libur Natal dan Tahun Baru atau libur Nataru.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pun meminta para pengelola wisata memahami bahwa penerapan kebijakan itu demi mencegah lonjakan kasus.
Berkaca pada ledakan kasus Covid-19 sebelumnya, Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Hery Trianto mengatakan lonjakan kasus kerap terjadi sekitar tiga sampai empat pekan setelah libur panjang.
“Sekarang, misalnya di Eropa sedang tinggi-tingginya, sehingga sejumlah negara melakukan lockdown. Jadi mau tidak mau, kita harus bersiap-siap juga dengan kemungkinan-kemungkinan itu,” ujarnya.
Ia juga menyebut lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia selalu tiga sampai empat bulan lebih lambat dari negara lain sehingga pembatasan perlu dilakukan.
“Jadi gas dan rem itu harus secara fleksibel digunakan, tentu saja dengan meminimalkan risiko-risiko ekonomi yang timbul,” kata Hery ihwal penetapan kebijakan PPKM level 3. (*)
You may like

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah
Pos-pos Terbaru
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!







