Nasional
Wapres Ma’ruf Amin Kutuk Keras Insiden Bom Bunuh Diri Astana Anyar
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengutuk keras peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Mapolsek Astana Anyar, Bandung Jawa Barat, Rabu (7/12/2022) pagi.
Melalui Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi, Wapres menegaskan sangat menentang aksi bom bunuh diri, apalagi disebutnya perbuatan tersebut dilarang oleh agama dan bertentangan dengan kemanusiaan.
“Wapres mengutuk keras ya terhadap peristiwa bom bunuh diri itu ya, karena ini jelas-jelas mencederai nilai-nilai kemanusiaan, mencederai agama itu sendiri. Islam (mengharamkan) tindakan-tindakan yang tidak berperikemanusiaan,” kata Masduki dikutip Antara, Rabu (7/12/2022).
Menurut dia, Wapres Ma’ruf menyebut Islam mengharamkan tindakan-tindakan yang tidak berperikemanusiaan karena perbuatan tersebut bertentangan dengan agama.
“Sering kali peristiwa terjadi dengan mengatasnamakan agama tapi pada dasarnya itu jauh dari esensi pemahaman agama itu sendiri dan jelas sangat disesalkan dan perlu dikutuk perbuatan seperti itu, itu yang pertama,” ungkap Masduki.
Kedua, Wapres Ma’ruf sangat bersimpati dan berempati terhadap korban bom bunuh diri yang terdiri atas aparat kepolisian dan warga sipil.
“Kepada keluarga dan semuanya, Wakil Presiden ikut berbela sungkawa terhadap korban yang wafat dan berempati dan bersimpati terhadap korban-korban,” tambah Masduki.
Ketiga, Wapres Ma’ruf meminta aparat hukum dan pihak keamanan agar sigap dan waspada.
“Dengan kejadian seperti ini, maka jelas bahwa bibit-bibit, jejaring-jejaring terorisme yang mengatasnamakan agama itu bukan saja masih ada, tetapi terus bergerak, terutama aparat keamanan khususnya polisi yang dijadikan sasaran,” ungkap Masduki.
Ia menyebut perlu dilakukan pendekatan hulu dan hilir. Pendekatan hilir adalah pendekatan keamanan dan hukum, sedangkan pendekatan hulu bagaimana dilakukan penyadaran termasuk lewat literasi bahwa apa yang dilakukan menyalahi agama.
“Mereka salah menginterpretasikan agama, itu salah besar dan itu mencederai Islam. Sering ada pihak yang menyatakan bahwa ‘oh yang namanya terorisme itu nggak ada, tapi diada-adakan’ ya ini buktinya, bahwa ini benar-benar ada, bukan tidak ada. Ini saya kira satu soal yang perlu diselesaikan secara komprehensif dengan berbagai latar belakangnya,” jelas Masduki. (*)
Sumber: Antara

You may like

Pemerintah: Fenomena Judi Online Sudah Darurat

Wapres Dorong PMP Kembali Diterapkan dan Dimulai Sejak PAUD

Wapres Targetkan Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Capai 50 Persen

Densus 88 Tangkap 5 Tersangka Teroris Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar

Pemerintah Fokus Tangani PMI Ilegal Untuk Cegah Korban

Wapres Minta Keberhasilan Sejumlah Kabupaten Turunkan Stunting Bisa Direplikasi
Pos-pos Terbaru
- Polres Karawang Tanam Benih Serentak di Lahan Produktif
- Sinergi TNI-Polri, Polres Karawang Tanam Benih Serentak demi Perkuat Ketahanan Pangan
- Pantau Kebun Jagung, Jajaran Polres Karawang Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Optimal
- Dukung Swasembada Pangan, Polres Karawang Sinergi dengan Petani Pantau Kebun Jagung
- Aksi Nyata di Lapangan, Polres Karawang Tanam Benih Serentak demi Swasembada Pangan






