Connect with us

Regional

Binrohtal Polresta Karawang: “Perubahan Polres Jadi Polresta, Diharap Membawa Berkah dan Meningkatkan Segala Kebaikan Bagi Institusi”

Published

on

KARAWANG – Puluhan personel Polresta Karawang mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang digelar di Masjid Miftahul Hidayah, Polresta Karawang, Senin (20/12).

Kegiatan rutin tersebut diisi dengan ceramah agama oleh Dai Kamtibmas yang mengangkat tema tentang kepemimpinan serta sifat-sifat tercela yang harus dihindari oleh setiap insan, khususnya aparat penegak hukum.

Dalam tausiyahnya, penceramah mengingatkan para personel tentang bahaya sifat kepemimpinan yang zalim. Ia menjelaskan bahwa pemimpin yang tidak menjalankan amanah kepemimpinannya dengan baik termasuk dalam golongan pemimpin yang zalim.

“Orang zalim adalah mereka yang tidak mengemban amanah sebagaimana mestinya. Sifat ini bisa ada pada diri siapa pun, karena itu kita semua harus senantiasa introspeksi dan berdoa semoga terhindar dari kepemimpinan yang demikian,” ujar penceramah di hadapan para personel yang hadir.

Penceramah juga menyampaikan harapan besar atas perubahan status Polres Karawang menjadi Polresta Karawang. Ia mendoakan agar perubahan tersebut membawa berkah serta meningkatkan segala kebaikan bagi institusi kepolisian di wilayah Karawang.

“Semoga dengan perubahan ini, Polresta Karawang semakin baik dalam melayani masyarakat. Kita juga harus menjauhi segala sifat keburukan yang ada pada diri manusia dan terus berupaya menjadi pribadi yang lebih baik,” tambahnya.

Kegiatan Binrohtal yang dihadiri Wakapolresta Kompol Andriyanto serta diikuti para pejabat utama dan personel dari berbagai satuan fungsi tersebut berlangsung dengan khidmat. Para peserta tampak serius menyimak materi yang disampaikan, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto, melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan, menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal rutin dilaksanakan sebagai upaya pembinaan mental dan spiritual personel. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat iman dan takwa, membentuk karakter yang berintegritas, serta meningkatkan profesionalisme personel dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(rls)