Connect with us

Nasional

Usulan Provinsi Sunda Akan Dibawa Fadli Zon ke DPR

Published

on

INFOKA.ID – Wacana penggantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda yang mencuat dalam Kongres Sunda 2020 kembali mengemuka. Kali ini, dukungan datang dari anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon.

Fadli Zon menilai, aspirasi masyarakat di Jawa Barat yang menginginkan perubahan nama menjadi Provinsi Sunda sangat masuk akal. Sebab, kata dia, Tatar Sunda menjadi salah satu wilayah yang memiliki sejarah cukup tua di Indonesia.

“Nama Sunda dan Negeri Pasundan ini memiliki sejarah yang cukup tua dari berbagai peninggalan artefak, arkeologis. Ada yang mengatakan di abad ke-4, abad ke-2, bahkan Arca Domas di Bogor itu 5000 tahun yang lalu atau sebelum masehi,” ujar Fadli setelah mendengar pendapat para tokoh Kesundaan di Perpustakaan Ajip Rosidi, Kota Bandung, Selasa (10/11/2020).

Secara faktual pun, kata Fadli, pada masa lalu terdapat istilah Kepulauan Sunda Besar dan Sunda Kecil. Bahkan, lanjut dia, dulu ada Negara Pasundan yang dipimpin oleh dua presiden.

“Saya kira kalau ada aspirasi menggunakan nama Pasundan atau Sunda sebagai provinsi itu memperkuat kebhinekaan kita. Karena beberapa provinsi yang menggunakan nama etnis, saya juga mengusulkan Provinsi Sumatera Barat menjadi Minangkabau, kenapa tidak Jabar menjadi Sunda?” tandasnya.

Politisi Partai Gerindra itu menguraikan, salah satu alasan lainnya terkait penggantian nama tersebut adalah mayoritas etnis yang berada di Jawa Barat itu adalah Sunda.

Zaman dulu pun, lanjut dia, Batavia masuk ke dalam teritorial Pasundan. “Kebudayaannya bahkan sampai masuk ke beberapa wilayah administrasi di Jawa Tengah,” tuturnya.

Ia tak menampik memang ada warga yang berasal dari Betawi atau Cirebonan yang belum menerima usulan ini. Kendati begitu, katanya, wacana ini bisa dimusyawarahkan.

“Saya kira masyarakat Betawi tidak ada masalah, begitu juga Cirebon karena percampuran budaya. Itu bagian yang perlu dimusyawarahkan sebagai usulan, saya kira wajar. Seperti saya sampaikan di United Kingdom itu ada England, Wales, dan di kita ada Aceh, Papua, Bali, Lampung dan Gorontalo,” katanya.

“Jadi menurut saya tidak ada masalah, itu tidak akan mengubah dan malah akan memperkuat di era globalisasi. Identitas kecil menjadi sangat penting,” katanya.

Dalam pertemuan itu, Fadli menganjurkan agar Kongres Sunda membuat naskah akademik yang diusulkan kepada anggota DPR RI di Jabar. “Saya akan mendukung, ini akan dibawa ke DPR, sebagai usul kemudian masuk ke dalam proleknas,” katanya.

Ketua SC Kongres Sunda Andri Kantaprawira mengatakan, sejak awal Fadli Zon telah mendukung rencana penggantian nama Jawa Barat menjadi Tatar Sunda seperti usulan Sumatera Barat menjadi Provinsi Minangkabau.

“Ternyata Sunda dan Minang memiliki kesamaan dalam hal kebudayaan. Minang punya kelebihan, Tanah Air mereka lebih terjaga,” katanya. (*)

Sumber: Detikcom

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement