Regional
Ustadz Das’ad Latief Berharap Peristiwa Bom Katedral Makassar Bukan Intrik Politik
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
PALEMBANG – Terjadi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Ustad Das’ad Latief angkat bicara.
Ustad Das’ad Latief mengutuk keras perbuatan tersebut. Menurutnya tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dari segi apapun.
“Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dari segi apapun. sebagai orang Islam, tentu saya mengutuk keras pembuat tersebut,” demikian dikatakannya usai menyampaikan Tausiyah Ceramah agama, peresmian Masjid An Nur Srijaya Alang Lebar Palembang, Minggu (28/3/2021) sore.
Dia menegaskan tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dari segi apapun, tidak bisa dipersepsikan tindakan bom bunuh diri itu mati syahid.
“Itu adalah tindakan konyol, karena bunuh diri sangat dilarang dalam agama. saya berharap tidak ada satupun oknum yang memanfaatkan kejadian ini sebagai intrik-intrik politik. apalagi kita mendekati bulan suci Ramadhan. lebih baik kita jadikan pelajaran untuk kembali merapatkan kekuatan kemudian menjaga lingkungan kita karena biasanya aksi-aksi terror ini ada di lingkungan sekitar kita,” tegasnya.
Lanjutnya, diharapkan masyarakat menjadikan pelajaran ini untuk mengawasi pergerakan-pergerakan radikalisme
“Kemudian juga kita berharap terutama netizen jangan menyebarkan foto-foto dan video yang memperlihatkan kejadian-kejadian itu. Misalnya, jenazahnya yang terpecah belah. sebaiknya konten-konten seperti itu dihindarkan karena tujuan dari teroris itu adalah membuat ketakutan pada masyarakat dan teror itu bisa semakin bagus dan berhasil ketika orang menyebarkan video-video dan foto-foto seperti itu. pada intinya saya mengutuk keras perilaku bom bunuh diri itu dan saya yakin bunuh dirinya bukan jihad tapi konyol,” tutupnya
Untuk diketahui, terjadinya bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, sekira pukul 10.30 WITA waktu setempat, pada Minggu (28/3/2021). Terjadi ledakan terjadi persis setelah ibadah Misa kedua. (sya)


You may like

Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar

Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara

Benahi Ekosistem Otomotif Sumsel, Fariz Montesz Gandeng Arief Purnomo Maju Bursa Ketua IMI Sumsel

BONGKAR BOROK PENGUASA! Laskar Sumsel Siap Lumpuhkan Kantor Gubernur, Serukan Perang Terbuka Lawan Korupsi dan Pejabat Arogan!

DIBEKUK! Tim Macan Bukit Tak Beri Ampun, Spesialis Curanmor di IB I Langsung Dicokok!

Soroti Kinerja Bapenda Palembang, Ketua Fraksi Golkar: “Rumah Kita Harus Bersih Dulu”
Pos-pos Terbaru
- Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
- Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA
- Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara
- Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan
- Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan






