Regional
Ustadz Das’ad Latief Berharap Peristiwa Bom Katedral Makassar Bukan Intrik Politik
Published
6 tahun agoon
By
Redaksi
PALEMBANG – Terjadi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Ustad Das’ad Latief angkat bicara.
Ustad Das’ad Latief mengutuk keras perbuatan tersebut. Menurutnya tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dari segi apapun.
“Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dari segi apapun. sebagai orang Islam, tentu saya mengutuk keras pembuat tersebut,” demikian dikatakannya usai menyampaikan Tausiyah Ceramah agama, peresmian Masjid An Nur Srijaya Alang Lebar Palembang, Minggu (28/3/2021) sore.
Dia menegaskan tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dari segi apapun, tidak bisa dipersepsikan tindakan bom bunuh diri itu mati syahid.
“Itu adalah tindakan konyol, karena bunuh diri sangat dilarang dalam agama. saya berharap tidak ada satupun oknum yang memanfaatkan kejadian ini sebagai intrik-intrik politik. apalagi kita mendekati bulan suci Ramadhan. lebih baik kita jadikan pelajaran untuk kembali merapatkan kekuatan kemudian menjaga lingkungan kita karena biasanya aksi-aksi terror ini ada di lingkungan sekitar kita,” tegasnya.
Lanjutnya, diharapkan masyarakat menjadikan pelajaran ini untuk mengawasi pergerakan-pergerakan radikalisme
“Kemudian juga kita berharap terutama netizen jangan menyebarkan foto-foto dan video yang memperlihatkan kejadian-kejadian itu. Misalnya, jenazahnya yang terpecah belah. sebaiknya konten-konten seperti itu dihindarkan karena tujuan dari teroris itu adalah membuat ketakutan pada masyarakat dan teror itu bisa semakin bagus dan berhasil ketika orang menyebarkan video-video dan foto-foto seperti itu. pada intinya saya mengutuk keras perilaku bom bunuh diri itu dan saya yakin bunuh dirinya bukan jihad tapi konyol,” tutupnya
Untuk diketahui, terjadinya bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, sekira pukul 10.30 WITA waktu setempat, pada Minggu (28/3/2021). Terjadi ledakan terjadi persis setelah ibadah Misa kedua. (sya)

You may like

PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!

Kekerasan Terhadap Pers Kembali Terjadi, AJI Palembang Tuntut Pengusutan Tuntas Kasus Penganiayaan Jurnalis

Ketum IKA-MUBA Apriyadi Mahmud Rancang Program Permodalan UMKM Bareng OJK

Gubernur Sumsel Kukuhkan Pengurus IKA Muba 2026–2030, Apriyadi: IKA Muba Adalah Umah Kita Bersama

H-Beberapa Hari Jelang Pelantikan, Panitia IKA Muba Pastikan Seluruh Agenda Siap Dieksekusi

Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
Pos-pos Terbaru
- Gelar Senam Kormi Karawang Maju, Korwil Cambidik Wilayah 8 Rengasdengklok Pererat Silaturahmi Antar Pendidik
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang






