Connect with us

Regional

Unjuk Rasa Mahasiswa di Cirebon Ricuh

Published

on

INFOKA.ID – Aliansi mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kota Cirebon menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Cirebon.

Aksi unjuk rasa menolak jabatan presiden 3 periode, penundaan Pemilu 2024, dan amandemen UUD 45 itu berujung ricuh.

Dilansir iNews.id, mahasiswa sempat adu pukul dengan petugas kepolisian yang menjaga ketat DPRD Kota Cirebon. Kericuhan terjadi lantaran mahasiswa memaksa masuk ke gedung DPRD untuk menyampaikan aspirasi.

Khawatir terjadi hal tak diinginkan, petugas kepolisian dari Polres Cirebon Kota pun membuat pagar betis.

Aksi saling dorong mulai terjadi saat mahasiswa semakin merangsek maju. Tujuannya, ingin menyampaikan aspirasi mereka di gedung DPRD Kota Cirebon.

Namun, ratusan polisi dan aparat Brimob di bagian belakang, menahan rangsekan mahasiswa. Akibatnya, aksi saling dorong kembali terjadi.

Akibatnya, aksi saling pukul pun terjadi. Beruntung kericuhan tak berlangsung lama dan dapat diredam dalam waktu cepat.

Namun akibat insiden tersebut mahasiswa dan petugas mengalami luka memar. Beberapa mahasiswa dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan.

Sedangkan polisi yang juga mengalami luka hanya mendapatkan pengobatan dari petugas kesehatan yang siaga di lokasi.

Sebelum unjuk rasa di DPRD Kota Cirebon, massa mahasiswa melakukan longmarch sambil membentangkan spanduk.

Sepanjang jalan mereka meneriakan yel-yel penolakan terhadap jabatan presiden 3 periode, penundaan pemilu, dan amandeman UUD 45.

Setelah tiba di Jalan Siliwangi, depan DPRD Kota Cirebon, mereka menggelar orasi dan membentangkan sapanduk.

Tak lama kemudian, Ketua DPRD Kota Cirebon Efiyati menemui para mahasiswa. Efiyati menerima tuntutan mahasiswa dan berjanji meneruskan aspirasi tersebut ke DPR RI dan pemerintah pusat.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota AKBP M Fahri Siregar mengatakan, petugas mengamankan puluhan pelajar yang kedapatan mengikuti aksi unjuk rasa tersebut.

“Sebanyak 30 pelajar diamankan oleh petugas dan dikembalikan ke rumahnya masing-masing,” kata Kapolres Cirebon Kota. (*)

Sumber: iNews.id

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement