Regional
Terlantar di Luar Negeri, Tim Hukum Jabar Istimewa Dampingi TKW Asal Karawang
Published
10 bulan agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Tim Hukum Jabar Istimewa Kabupaten Karawang memberikan pendampingan hukum kepada Edah, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, yang saat ini terlantar di Shelter Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) dan masih menunggu kepulangannya ke Tanah Air.
Koordinator Tim Hukum Jabar Istimewa Kabupaten Karawang, Saripudin, SH. MH. mengatakan, pihaknya berupaya agar proses pemulangan Edah dapat segera dilakukan tanpa berlarut-larut. Ia menilai kasus tersebut perlu segera diselesaikan, apalagi terdapat tuntutan dari pihak agensi luar negeri yang sebelumnya meminta biaya pemulangan sebesar Rp75 juta, namun kini menurun menjadi Rp23 juta.
“Kami mendesak Sarip Ibrahim selaku agen yang memberangkatkan Edah untuk segera memulangkan yang bersangkutan ke Tanah Air, sesuai dengan pernyataan yang dibuat saat mediasi bersama Disnakertrans Karawang, bahwa beliau siap menanggung seluruh biaya pemulangan dengan syarat laporan keluarga dicabut,” ujar Saripudin, Jumat (24/10/2025).
Saripudin menambahkan, pihaknya mendorong agar Sarip Ibrahim segera merealisasikan komitmennya secara nyata, bukan hanya melalui pernyataan tertulis.
“Surat pernyataan bisa saja dicabut kapan pun, karena itu kami harap ada tindakan nyata agar Edah segera dipulangkan. Soal persoalan hukum yang ada, nanti bisa dibicarakan kemudian. Yang terpenting sekarang adalah keselamatan dan kepulangan Edah,” tandasnya usai mengikuti mediasi bersama Disnakertrans Karawang.
Sementara itu, anggota Tim Hukum Jabar Istimewa Ujang Suhana, SH. MH. menegaskan, bahwa Disnakertrans Karawang perlu segera memanggil Sarip Ibrahim untuk kembali duduk bersama dan mencari solusi konkret terkait kepulangan Edah.
“Kami berharap Disnakertrans memfasilitasi pertemuan agar tercapai kesepakatan bersama mengenai tanggungjawab Sarip Ibrahim dalam memulangkan Edah ke Tanah Air,” tegas Ujang.
Ia juga berharap kehadiran Tim Hukum Jabar Istimewa dapat membantu menyelesaikan persoalan ini dan memberikan ketenangan bagi keluarga Edah di kampung halaman.
“Semoga masalah ini segera tuntas dan Edah bisa kembali ke Indonesia dalam waktu dekat,” pungkasnya. (rls/cho)

You may like

Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA

Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara

Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan

Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan

Tabligh Akbar UNSIKA Berhaji, Dosen dan Mahasiswa Diajak Mulai Persiapkan Tabungan Haji

DPRD Karawang Kawal Penanganan Ceceran Minyak Pantai Tanjungpakis dan Cemarajaya
Pos-pos Terbaru
- Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
- Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA
- Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara
- Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan
- Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan







