Regional
Tekan Inflasi, Pemkab PALI Gelar Pasar Murah
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
PALI – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan mengelar asar murah sebagai langkah strategis menekan laju inflasi, dan menjaga stabilitas harga komoditas bahan pokok.
Pasar murah tersebut digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di halaman Kantor Lurah Talang Ubi Selatan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pada Selasa (5/9/2023).
Bupati PALI Heri Amalindo mengatakan semula harga beras kualitas premium di wilayah Kabupaten PALI saat ini sudah menyentuh diangka Rp 15.000 per kg, beras kualitas baik itu dipangkas harganya menjadi Rp 9.400 per kg.
“Dalam gelaran pasar murah itu, harga beras premium dengan berat 5 kilogram, masyarakat hanya mengeluarkan Rp 47.000 yang artinya harga per kilogram hanya Rp 9.400,” katanya.
Pemkab PALI juga jenis bahan pokok yang bisa ditebus masyarakat dengan harga murah karena telah disubsidi pemerintah.
Jenis bahan pokok tersebut selain beras yakni minyak goreng seberat 2 kg, tepung terigu 1 kg, gula putih 1 kg dan mie instan 5 bungkus.
Semua jenis bahan pokok berupa paket termasuk beras tersebut bisa dibawa pulang masyarakat hanya dengan Rp90.000 saat pasar murah digelar.
“Dengan biaya Rp 90.000, masyarakat sangat terbantu. Semua jenis bahan pokok dikemas dalam paket termasuk beras tersebut dapat dimiliki masyarakat dalam pasar murah yang digelar, tampak dengan kegiatan ini masyarakat antusias mendatangi lokasi digelarnya,” ujarnya.
“Gelaran pasar murah, antisipasi laju inflasi, kita dalam membantu masyarakat di kecamatan Talang Ubi dalam menyediakan bahan pokok dan menstabilkan harga bahan pangan di kabupaten PALI,” ungkapnya.
Selain itu, tambah Heri, bahwa dalam menjaga ketersediaan bahan pokok bukan pekerjaan mudah, untuk menjaga hal itu Pemkab PALI melalui Disdagprin terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Menjaga keseimbangan antara barang dan kebutuhan bukan pekerjaan enteng, perlu adanya koordinasi yang terus dilakukan sehingga kebutuhan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok tetap terpenuhi,” tukasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten PALI Brisvo Diansyah menerangkan bahwa pada gelaran pasar murah kali ini, pihaknya menyiapkan 10.400 paket sembako.
“Untuk pasar murah kali ini kita fokuskan terlebih dahulu di 6 kelurahan. Untuk jumlahnya ada 10.400 paket. Harga grosir paket sembako yang kita siapkan ini Rp141.000, tetapi setelah disubsidi menjadi Rp90.000,” terangnya.
Dalam kegiatan pasar murah, dihadiri juga dari Polres PALI, Kejari PALI, Kodim 0404 diwakili Danramil Talang Ubi, sejumlah OPD terkait dan Camat Talang Ubi. (sya)


You may like

Menanggapi secara Kritis: Inflasi dan Strategi Investasi di Karawang Melalui Langkah Bijak untuk Mengelola Keuangan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Mendagri Minta Pemda Tak Terlena dengan Inflasi Terkendali

BPS Sebut Inflasi Jawa Barat Pada Tahun 2023 Sebesar 2,48 Persen

Sukses Bangun Kabupaten PALI, Heri Amalindo Ungkap Jurus Pemerataan Pembangunan Infrastruktur di Sumsel

Tekan Inflasi, Pemkab Purwakarta Canangkan Gerakan Masyarakat Tanam Cabai

Pj Gubernur Jabar Minta Seluruh Kepala Daerah di Jabar Jaga Inflasi dan Tekan Stunting
Pos-pos Terbaru
- Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
- Timkes Puskesmas Tunjuk IPAL Dapur SPPG MBG Milik Ponpes Al-Bhagdadi Rengasdengklok Dinilai Paling Baik
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern
- Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang






