Connect with us

Regional

Tanpa KBM Tatap Muka, Tiap SD Masih Diberi Bantuan Dana Rp25 Juta

Published

on

KARAWANG – Selama kegiatan belajar tatap muka di nonaktifkan dalam upaya menekan angka penyebaran wabah pandemik covid-19, Pemerintah tetap menyalurkan bantuan anggaran untuk sekolah dasar negeri di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, hingga akhir tahun ajaran 2020.

Bantuan anggaran yang disalurkan oleh pemerintah pada tiap sekolah berada sebesar Rp25 juta sampai Rp35 juta.

Meski demikian, beberapa narasumber di kalangan tenaga pendidik dari sejumlah lingkungan kantor Koorwilcambidik di Kabupaten Karawang mengaku tidak sampai mengetahui terkait sumber dana maupun kegunaan dari bantuan anggaran yang telah disalurkan oleh pemerintah melalui rekening masing-masing Kepala sekolah tersebut.

Menurut keterangan pengamat dunia pendidikan di Kabupaten Karawang, Dedi Junaedi memastikan, nama SDN Nagasari di wilayah pusat Kota Karawang juga tercatat menjadi penerima bantuan anggaran dengan hingga mencapai Rp35 juta yang diketahui telah disalurkan oleh pemerintan sekitar awal bulan September tahun ajaran 2020.

Sayangnya, sambung Dia, bantuan anggaran yang telah disalurkan oleh pemerintah pada tahun ajaran 2020 bagi beberapa nama sekolah dipastikan tidak kunjung mampu untuk mendorong diberlakukannya kembali kegiatan belajar mengajar secara tatap muka antara tenaga pendidik maupun peserta didik.

Hingga kini, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka masih menunggu sinyal dari pemerintah pusat.

Menurut Dedi, beberapa tenaga pendidik maupun komite di sejumlah sekolah dasar Negeri dari beberapa wilayah koorwilcambidik di utara Kabupaten Karawang malahan menggelengkan kepala untuk menegaskan tidak mengetahui terkait bantuan anggaran yang telah diterima oleh sekolah dengan besaran nilai yang tercantum pada data yang diperlihatkan.

“Kami heran banyak guru yang tidak tahu, bahkan tidak paham untuk apa bantuan anggaran tersebut dan sumbernya dari mana,” jelasnya. (*)