Regional
Sengketa Ibu dan Anak Kandung Berakhir di Pengadilan Negeri Karawang
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Sengketa ibu dan anak kandung terkait harta warisan berakhir di Pengadilan Negeri (PN) Karawang. Terdakwa Kusumayati sebagai ibu duduk di kursi pesakitan setelah dilaporkan anaknya dalam perkara pemalsuan surat pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP, Selasa (11/6/24).
Dalam sidang perdana dengan pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Karawang, Karina Tri Agustina menyebut sekitar Februari 2013 atau setidaknya pada waktu lain dalam tahun 2013 bertempat dikantor Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, terdakwa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dipergunakan dengan maksud akan menggunakan atau menyuruh orang lain menggunakan surat itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan sehingga mendatangkan suatu kerugian dari perbuatan tersebut.
Karina menjelaskan, awalnya terdakwa Kusumayati menikah dengan Sugianto dan dikaruniai 4 orang anak yaitu Hendi Utomo (Alm) Dandy Sugianto, Stephanie Sugianto dan Ferline Sugianto. Kemudian Sugianto meninggal dunia pada 6 Desember tahun 2012.
“Meninggalnya Sugianto kemudian meninggalkan warisan untuk 4 orang ahli waris yaitu istrinya terdakwa Kusmayati dan 3 orang anaknya, Dandy Sugianto, Stephanie Sugianto dan Ferline Sugianto,” dikutip dari surat dakwaan.
Setelah Sugianto meninggal kemudian terdakwa Kusumayati membuat surat keterangan waris (SKW) dikelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat. Dalam surat SKW tersebut tandatangan salah seorang anaknya yaitu Stephanie Sugianto dipalsukan oleh terdakwa dengan cara ditandatangani sendiri oleh terdakwa tanpa persetujuan anaknya.
Kemudian keterangan waris yang dipalsukan tandatangannya itu digunakan untuk membuat notulen Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Ekspedisi Muatan Kapal Laut Bimajaya Mustika.
Dalam isi RUPS itu diantaranya menjelaskan para ahli waris sepakat dan setuju untuk memberikan seluruh saham-saham perusahaan sejumlah 40 saham kepada Dandy Sugianto. Sidang akan dilanjutkan Senin 24 Juni 2024. (red)


You may like

Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA

Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara

Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan

Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan

Tabligh Akbar UNSIKA Berhaji, Dosen dan Mahasiswa Diajak Mulai Persiapkan Tabungan Haji

DPRD Karawang Kawal Penanganan Ceceran Minyak Pantai Tanjungpakis dan Cemarajaya
Pos-pos Terbaru
- Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
- Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA
- Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara
- Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan
- Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan






