Regional
SAR di Pangandaran Akan Standby 24 Jam Antisipasi Isu Megatrush
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pos SAR Pangandaran menyampaikan antisipasi terjadinya bencana megatrush dan akan terus memantau dan tetap waspada.
Hal itu disampaikan Koordinator Pos SAR Pangandaran, Edwin di Mako Basarnas Parigi, Kamis (17/6/2021).
“Kita akan full melakukan standby selama 24 jam, yang mana kita terus bersiaga mengantisipasi isu megatrush,” ujar Edwin seperti dikutip dari Tribunjabar.id.
Lanjut Erwin, karena memang gempa khususnya di wilayah Jawa barat terhitung sering terjadi.
“Untuk itu, kita sebagai anggota Basarnas, harus mewaspadai bencana seperti tsunami yang kapan saja bisa terjadi,” katanya.
“Nanti disetiap pesisir pantai Pangandaran, kita perlu prioritaskan khususnya di pantai barat. Karena, banyak warga yang beraktivitas di daerah tersebut.”
Meskipun disitu (pantai Pangandaran), dipasang GPS Early warning system oleh pemerintah yang kegunaannya ketika ada gerakan atau guncangan, alat tersebut akan menyala.
Kemudian, untuk teknik khusus menangani korban dampak bencana, pihaknya akan bekerjasama dengan para medis.
“Untuk bagaimana caranya bisa ditangani secara cepat, dan kita sudah dilatih melalui Diklat di Basarnas. Ya, semoga isu kejadian yang menjadi dampak besar terhadap banyaknya korban tidak terjadi,” ucapnya. (*)
Sumber: TribunJabar.id

You may like

Pengedar Uang Palsu di Pangandaran Ditangkap Polisi, Dibeli Secara Online dari Pasuruan

Mantan Perangkat Desa di Pangandaran Cabuli Dua Anak di Bawah Umur

Wisatawan Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pantai Pangandaran

Alat Bukti Kasus Tabungan Murid yang Macet Sudah Lengkap, Polisi: Aktor Utama adalah Guru

Uang Tabungan Murid SD yang Belum Dikembalikan di Pangandaran Capai Rp 5 Miliar

Bupati Pangandaran akan Kumpulkan Semua Pihak Terkait Kasus Uang Tabungan Murid yang Belum Dicairkan
Pos-pos Terbaru
- Bank BJB Karawang Berbagi Keberkahan Iduladha, Salurkan Sapi dan Domba untuk Masyarakat
- Wujud Kepedulian Sosial, Polres Karawang Gelar Jumat Berkah
- Dalih Antar Pulang Anak Mengaji, Pria diKarawang Tega Cabuli Bocah 5 Tahun
- Empat Saksi Sudah Diperiksa, Polres Karawang Tegaskan Kasus Kekerasan Seksual Anak Masih Berproses
- Primaya Karawang Expo 2026: Hadirkan 40 Dokter Spesialis dan Health Talk untuk Masyarakat







