Connect with us

Nasional

Sandiaga Uno Dukung Ridwan Kamil Tingkatkan Parekraf di Jabar

Published

on

INFOKA.ID – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menemui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno.

Dilansir dari Pikiran-rakyat.com, Sandiaga Uni dan Ridwan Kamil membahas strategi dan rencana ke depan, termasuk inovasi, kolaborasi, dan adaptasi dalam upaya meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di Jawa Barat.

Menparekraf menyatakan berkomitmen untuk selalu mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) di Jawa Barat.

Pertemuan keduanya diketahui melalui unggahan dalam akun media sosial milik Sandiaga Uno, beberapa waktu lalu.

“Menerima kunjungan kawan baik saya, Gubernur Jawa Barat @ridwankamil atau biasa saya panggil dengan sebutan Kang Emil,” tulisnya pada Selasa (19/1/2021).

Sandi pun membeberkan tujuan pertemuannya dengan Gubernur Jawa Barat yang menjabat dari 2018 tersebut.

“Sambil menikmati secangkir kopi yang diracik oleh barista dengan campuran kopi Malabar dan Cikuray, kami membahas strategi dan rencana ke depan, termasuk inovasi, kolaborasi dan adaptasi dalam upaya meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di Jawa Barat,” bebernya.

Sandi juga menceritakan, Ridwan Kamil memaparkan potensi dan rencana pengembangan pariwisata Jawa Barat ke depan.

“Dalam kesempatan ini, Kang Emil memaparkan potensi dan rencana pengembangan pariwisata Jawa Barat ke depan, dimana Jawa Barat dengan kekuatan daya tarik wisata berbasis budaya, alam dan buatan serta ekonomi kreatif, akan dikembangkan menjadi kekuatan regional yang dapat menarik kunjungan wisatawan nusantara,” paparnya.

Selain itu, Sandi menyatakan berkomitmen untuk selalu mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) di Jawa Barat.”Dengan potensi yang sangat besar ini, @kemenparekraf.ri berkomitmen untuk selalu mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Barat,” ungkapnya.

Menparekraf pada Kabinet Indonesia Maju tersebutpun membeberkan potensi parekraf, yang diyakini dapat menciptaan lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar.

“62 juta kunjungan wisatawan nusantara setiap tahunnya tentu menjadi potensi besar apalagi di era pasca Covid-19 dimana wisatawan nusantara diyakini sebagai daya tarik utama kebangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, juga penciptaan lapangan kerja untuk masyarakat sekitar,” jelasnya. (*)

Sumber: Pikiran-Rakyat.com