Connect with us

Regional

Gelar LKTM BKS PTN Wilayah Barat 2026, UNSIKA Jadi Pusat Kompetisi Ilmiah Mahasiswa

Published

on

KARAWANG – Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menjadi tuan rumah ajang Lomba Karya Tulis Mahasiswa (LKTM) Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Wilayah Barat Bidang Pendidikan Tahun 2026, di Gedung Rektorat Opon Sopandji Lantai 4, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Bart Indonesia ini berlangsung sebagai wadah kompetisi ilmiah sekaligus penguatan budaya riset di kalangan mahasiswa.

PIC LKTM BKS PTN Wilayah Barat Bidang Pendidikan, Ruslan menjelaskan, lomba tersebut diikuti oleh sekitar 64 peserta yang berasal dari 10 perguruan tinggi. Setiap tim terdiri atas satu hingga tiga mahasiswa yang didampingi dosen pembimbing.

“Peserta berasal dari UNSIKA, Universitas Palangka Raya, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), Universitas Jambi, Universitas Lampung (UNILA), Universitas Bengkulu, STKIP Al-ITB Bandar Lampung, Universitas Syiah Kuala, Universitas Negeri Padang, dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI),” ujar Ruslan, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, penyelenggaraan LKTM tahun ini berlangsung dengan waktu persiapan yang relatif singkat, yakni sekitar satu bulan. Meski demikian, jumlah peserta yang hadir dinilai telah memenuhi target panitia.

“Awalnya kami cukup khawatir karena persiapannya sangat mepet. Namun Alhamdulillah jumlah peserta yang hadir sesuai target yang kami harapkan,” katanya.

Dalam kompetisi tersebut, karya yang dilombakan terbagi dalam kategori penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Penilaian dilakukan melalui dua tahapan, yakni evaluasi proposal karya tulis ilmiah dan presentasi hasil penelitian atau pengabdian di hadapan dewan juri.

“Skema penilaiannya terdiri dari penilaian proposal dan penilaian presentasi. Kedua komponen tersebut memiliki indikator tersendiri yang kemudian diakumulasi menjadi skor akhir peserta,” jelasnya.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, panitia akan menetapkan juara I, juara II, serta juara III bersama sesuai keputusan yang telah ditetapkan oleh pimpinan kegiatan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebagian besar karya yang dipresentasikan mahasiswa merupakan hasil riset yang telah dirancang bersama dosen pembimbing sejak beberapa bulan sebelumnya.

Bahkan, sejumlah karya merupakan bagian dari penelitian skripsi maupun program pengabdian mahasiswa yang sedang dijalankan.

“Informasi lomba ini sebenarnya sudah disampaikan sekitar dua bulan sebelumnya melalui forum pimpinan perguruan tinggi. Jadi mahasiswa bersama dosen pembimbing sudah mulai merancang risetnya sejak awal,” ungkapnya.

Meski mendapat antusiasme dari sejumlah perguruan tinggi lain, panitia mengakui masih terdapat kendala terkait waktu dan anggaran yang membuat beberapa kampus belum dapat berpartisipasi.

“Ada beberapa perguruan tinggi yang sebenarnya berminat mengikuti kegiatan ini, termasuk dari Kalimantan. Namun karena keterbatasan waktu dan anggaran masing-masing universitas, akhirnya belum bisa bergabung tahun ini,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, UNSIKA berharap LKTM BKS PTN Wilayah Barat dapat menjadi ajang kompetisi ilmiah yang mendorong lahirnya gagasan inovatif serta memperkuat kolaborasi antarmahasiswa perguruan tinggi di Indonesia.(red)