Regional
Ringankan Beban Warga Terdampak Harga BBM Naik, Polres Karawang Gandeng Ojol Bagikan Beras ke Sopir Angkot dan Becak
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Karawang bersama puluhan ojek online (ojol) memberikan bantuan sosial untuk warga kurang mampu yang terkena dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Rabu (7/9/2022).
Sasaran bantuan sosial kali ini diantaranya sopir angkutan kota (angkot) dan tukang becak dengan jumlah 200 Kg beras yang dikemas dalam kemasan 10 kg
Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono mengatakan, sasaran rencana pendistribusian bantuan beras ke sopir angkot, tukang becak, maupun ke masyarakat lainnya yang memang layak diberikan bantuan.
“Hari ini kami Polres Karawang bersama ojek online Karawang berkumpul di Mapolres Karawang untuk bersinergi bersama-sama memberikan beras kepada masyarakat Karawang yang kurang mampu,” kata Aldi, pada Rabu (7/9/2022).
Aldi menyebut jumlah beras yang akan disalurkan sebanyak 200 kilogram atau 200 karung beras.
“Nanti kami dibantu rekan ojol mendistribusikan bantuan beras ke masyarakat,” ungkap.
Terkait alasannya menggandeng ojol untuk membagikan beras ke masyarakat, Aldi menerangkan, ini juga untuk membantu para ojol. Pasalnya, pihaknya akan memberikan biaya transportasi pendistribusiannya.
“Kenapa kami menggunakan ojek online, selain kami beri bantuan juga. Kami juga mendukung tranportasi untuk pendistribusian nanti tersebar di tiap wilayah Karawang,” jelasnya.
Aldi menambahkan, pendistribusian bantuan beras ini juga bentuk bantuan ditengah kenaikan BBM bagi masyarakat.
“Salah satunya memang ditengah kenaikan BBM, sasaran utama akan diberikan untuk sopir angkot, becak, dan masyarakat yang layak diberikan bantuan,” terangnya.
Sementara itu, Asep (65) sopir angkot mengaku terbantu atas beras yang diberikan jajaran Polres Karawang.
“Alhamdulillah sangat kebantu berterima kasih kepada Polres Karawang atas berasnya,” katanya.
Dia mengungkapkan, bantuan beras ini sangat membantunya di tengah kenaikan harga BBM. Diakuinya, kenaikan BBM sangat berpengaruh terhadap pendapatannya.
“Ya sekarang BBM naik, tapi tarif angkot cuman naik Rp 2 ribu. Ini aja baru dapat satu penumpang, makanya bantuan beras ini sangat bermanfaat,” ungkap dia. (adv)


You may like

AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu

Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama

Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi

Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara

Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika

Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
Pos-pos Terbaru
- AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu
- Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama
- Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi
- Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara
- Dari Pos Ronda Menuju Podium Juara: Misi Keramat Orado Palembang Di Kejurprov I Sumsel






