Connect with us

Nasional

PVMBG: Waspadai Potensi Pergerakan Tanah Saat Musim Hujan

Published

on

INFOKA.ID – Masyarakat diminta mewaspadai potensi pergerakan tanah saat musim hujan. Peringatan ini disampaikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk meminimalkan risiko bencana.

Kepala PVMBG Hendra Gunawan menyampaikan, Indonesia memiliki curah hujan tinggi dengan kontur tanah bergelombang dan tersusun dari bebatuan lemah sehingga rentan mengalami pelapukan dan longsoran.

“Kami secara rutin sudah menyampaikan peta prakiraan gerakan tanah yang dikirim ke seluruh pemerintah daerah di Indonesia. Kami berharap dengan adanya penyampaian peta prakiraan gerakan tanah itu menimbulkan kehati-hatian terutama saat hujan,” ujar Hendra dalam konferensi pers informasi bencana geologi dilansir Antara, Kamis (6/10/2022).

Dia menuturkan, sebagai negara dengan jumlah gunung api aktif terbanyak di dunia mencapai 127 gunung api membuat Indonesia memiliki jenis tanah pelapukan hasil dari letusan gunung api.

Tanah jenis itu dinilai memiliki komposisi sebagian besar lempung dengan sedikit pasir dan bersifat subur.

Tanah pelapukan yang berada di atas batuan kedap air pada perbukitan maupun pegunungan dengan kemiringan sedang hingga terjal berpotensi mengakibatkan pergerakan tanah saat hujan dengan intensitas tinggi.

Dia mengungkapkan, apabila perbukitan dan pegunungan tersebut tidak ditanami pohon dengan akar kuat dan dalam maka daerah itu rawan terjadi gerakan tanah.

Pada kesempatan itu dia juga meminta pemerintah daerah menyosialisasikan peta prakiraan pergerakan tanah itu hingga ke tingkat desa agar masyarakat yang bermukim di daerah rawan pergerakan tanah bisa memperoleh informasi.

Selain mengirim peta peringatan dini gerakan tanah secara fisik, peta versi digitalnya juga bisa dilihat langsung melalui laman resmi https://vsi.esdm.go.id/ terkait kebencanaan geologi Kementerian ESDM.

Saat ini, kata dia pihaknya sedang mengakselerasi semua peta kawasan rawan bencana, termasuk gerakan tanah agar bisa diakses secara mudah oleh masyarakat.

“Kami juga selalu menerima kalau ada pertanyaan langsung terhadap fenomena yang dilaporkan oleh masyarakat setempat,” katanya. (*)

Sumber: Antara

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement