Regional
Purwakarta Mampu Genjot Sejumlah Pajak Tercapai Targetnya
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Purwakarta mengumumkan pendapat asli daerah (PAD) Purwakarta mengandalkan 10 sektor pajak dan tiga sektor retribusi.
Seperti pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, parkir, PBB, air bawah tanah, penerangan jalan, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), dan mineral bukan logam dan batuan atau galian C.
Sementara untuk sektor retribusi, di antaranya pelayanan kesehatan, persampahan, parkir tepi jalan, dan pasar.
Kepala Bapenda Purwakarta, Nina Herlina mengatakan selama ini PAD Purwakarta bersumber dari dua sektor itu.
“Target pendapatan dari PBB tahun ini mencapai Rp 68 miliar. Tapi, realisasinya sampai November tercapai Rp 78,2 miliar atau melebihi target yang telah ditentukan. Jadi, persentasenya mencapai 115,04 persen,” ujarnya, Rabu (23/12/2020).
Seluruh pajak dan retribusi yang ada selama pandemi ini paling diandalkan ialah pajak penerangan jalan (PPJ).
Nina menegaskan pula PPJ sudah melebihi dari target yakni per November sudah di angka Rp 54,4 miliar dari target Rp 57 miliar. Sementara untuk pajak restoran, kata Nina, telah melampaui target yang ditentukan.
“Targetnya Rp 23 miliar dan saat ini terealisasi Rp 25,1 miliar atau 109 persen dari target untuk restoran. Lalu, ada pajak reklame dari Rp 3,5 miliar sudah terealisasi Rp 3,6 miliar, serta pajak air bawah tanah dari target Rp 6,2 miliar terealisasi hingga 111 persen,” ucapnya.
Nina mengakui bahwa memang ada dua sektor yang belum bisa tergali dengan maksimal, seperti sektor BPHTB dan pajak galian C. Namun, dirinya merasa optimis target PAD ini bisa tercapai hingga akhir tahun.
“Kami masih ada harapan pada sektor retribusi. Minimalnya, realisasi keseluruhan PAD bisa mendekati 90 persen,” katanya.
Masa pandemi memang membuat segala aspek menjadi terpuruk.
Namun, hal itu tak membuat Bapenda Purwakarta gentar untuk terus berupaya menggenjot pendapatan dan pihaknya juga mengapresiasi pihak-pihak yang selama ini telah mendukung, terutama para wajib pajak yang sudah taat membayar pajak daerah.
“Kami berikan penghargaan ke para WP yang selama ini kami anggap paling sadar pajak. Ya sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah,” ucap Nina.
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika pun mengucapkan terima kasih kepada WP serta Bapenda Purwakarta yang telah bahu membahu berusaha mencapai target sesuai komitmen yang telah ditentukan.
Baginya, kesadaran dalam membayar pajak merupakan keberhasilan bersama dalam membangun Purwakarta.
“Semoga ke depan semakin banyak WP yang taan demi terciptanya Purwakarta Istimewa,” kata Anne. (*)
Sumber: TribunJabar.id


You may like

Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR

LippoLand Perkuat Kontribusi terhadap Percepatan Ekonomi dan Penyediaan Hunian Terjangkau melalui HWB Purwakarta

Besok! Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta Resmi Diluncurkan

Purwakarta Istimewa Gelar EXPO Pendidikan Non Formal (PNF) Tahun 2025

FK-PKBM Kabupaten Purwakarta Adakan Musdalub Tahun 2025

Dijerat Pasal Berlapis, Pelaku Pembunuhan dan Rudapaksa Dina Oktaviani Terancam Hukuman Mati
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern






