Regional
PT Asabri Tegaskan Bakal Segera Tarik Duit yang Dijebol Oknum Warakuwuri yang Diduga Telah Palsukan Data
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
SUBANG – Pihak PT Asabri Cabang di Bandung akhirnya buka suara terkait Kasus dugaan penjebolan duit negara Warakawuri senilai ratusan juta rupiah yang diduga dilakukan oleh oknum warga Desa Sukasari, Kecamatan Dauwan, Kabupaten Subang.
“Sesuai informasi yang diperoleh, kami akan segera melakukan kunjungan kepada yang bersangkutan. Jika ternyata benar sejak Tahun 1990 memperoleh dana tunjangan Warakawuri sampai 2021 tapi ternyata di tahun 2003 melangsungkan perkawinan, maka dana Warakawuri yang diterima sejak tahun 2003 sampai Tahun 2021 wajib dikembalikan,” ujar Kabid Pelayanan Pelanggan PT Asabri Cabang Bandung, Triyono kepada wartawan di kantornya, Senin ( 27/5).
Lanjut Triyono, pihaknya akan segera melakukan kunjungan kepada yang bersangkutan di Subang setelah ada ya informasi terkait soal itu.
“Jika ternyata benar telah melangsungkan perkawinan resminya di Tahun 2003 melalui penggantian indentitas dirinya dan kemudian tidak melaporkan ke Asabri , maka tunjangan Warakawuri sejak perkawinannya saat itu dana Warakawuri kita tagihkan karena telah melanggar peraturan,” tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang wanita berinisial U warga Desa Sukasari Kecamatan Dauwan Kabupaten Subang yang tercatat sebagai penerima dana Warakawuri sejak suaminya seorang anggota TNI meninggal Tahun 1990 diketahui melangsungkan pernikahan dengan seorang ASN berinisial A di KUA Kec Pagaden 17 Maret 2023 yang dicatat dengan kutipan Akta Nikah Nomor 137.33/III/2003.
Dalam berkas di catatan nikah itu, U merubah indentitas namanya menjadi Iis berikut merubah alamatnya di data KTP. Dan sejak Tahun 2021 tepatnya 18 Agustus 2021 diketahui U melangsungkan pernikahan kembali dengan orang yang sama tanpa merubah indentitas namanya, namun alamatnya sesuai domisili yang sebenarnya.
Kuat dugaan, U sengaja melangsungkan pernikahan di Tahun 2003 dengan merubah indentitas nama dan alamat untuk mengelabui negara dengan maksud agar dana Warakawuri tetap mengalir hingga akhirnya menghentikan aliran dana Warakawurinya dengan melakukan pernikahan keduakalinya di KUA Kecamatan Dawuan 18 Agustus 2021 tanpa merubah indentitas yang sebenarnya.
Sementara, U saat ditemui wartawan di rumahnya belum lama ini terkesan enggan menjelaskan persoalan yang itu.
“Untuk menjelaskan itu semua, kami mohon waktunya akan menunggu dulu keluarga,” ujar U.
Terbetik kabar, persoalan dugaan penjebolan dana Warakawuri yang dilakukan oknum masyarakat melalui cara memalsukan berkas indentitas dirinya itu sudah tercium aparat Di Polres Subang .
Ditempat terpisah, sejumlah masyarakat, menyampaikan apresiasi kepada petugas terkait di Polres Subang yang kabarnya sudah mulai melayangkan panggilan kepada yang bersangkutan. (Taufik Ilyas)


You may like

Warga Diimbau Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Jasa Pengiriman

Musyawarah Daerah FK-PKBM Kabupaten Subang Sukses Digelar, Neneng Tuti Sutimah,S.Pd Terpilih Kembali Jadi Ketua

Usai Pelantikan Pengurus AMKI Jawa Barat, Catur Azi Berpesan Media Wajib Menjadi Mitra Strategis Pemerintah

Pengurus AMKI Jawa Barat Resmi Dilantik, Pesan Ketum AMKI Pusat Ajak Media Perkuat Integritas dan Kolaborasi

Pertamina EP Subang Field Nyalakan Harapan Pendidikan Lingkungan Lewat Program PELITA

Polres Subang Ungkap Jaringan Sediaan Farmasi Ilegal, 6 Tersangka Ditangkap
Pos-pos Terbaru
- May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman
- Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor
- Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
- Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan
- Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI






