Connect with us

Regional

Petugas Bubarkan Pengunjung Panyaweuyan Argapura Majalengka

Published

on

INFOKA.ID – Petugas gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP dan pihak pemerintah Kecamatan Argapura membubarkan pengunjung yang memaksa berwisata di objek wisata Panyaweuyan, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Sabtu (26/12/2020).

Padahal sebelumnya, petugas sudah menyekat di sejumlah titik agar para pengunjung yang hendak berwisata tidak datang ke lokasi.

Namun, ketika berpatroli di titik lokasi, masih banyak wisatawan yang berkerumun.

Dilansir dari TribunJabar.id, puluhan pengunjung yang hendak berlibur itu, satu per satu diminta meninggalkan lokasi wisata.

Petugas meminta warga tidak keluar rumah selama masa pandemi virus Corona.

Apalagi, di Majalengka sendiri seluruh objek wisata sedang menutup diri.

Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Majalengka No.204/090/Satgas.

Rata-rata pengunjung, banyak yang berasal dari luar kota.

Tak jarang, wisatawan lokal pun datang untuk sekadar menikmati sejuknya udara Panyaweuyan.

Memimpin pembubaran oleh petugas gabungan, Wakapolsek Argapura, Ilham SS Dinata mengatakan pihaknya harus menjalankan instruksi sesuai pimpinan terkait pembubaran pengunjung yang rentan berkerumun.

Disampaikannya, banyak wisatawan yang nekat datang, meski pihaknya sudah menyekat di dua jalur menuju wisata di Desa Tejamulya, Kecamatan Argapura itu.

“Jadi pengunjung itu mencari jalan yang tidak kami hadang. Mereka memaksa masuk meski sudah ada imbauan spanduk-spanduk di sejumlah titik. Terpaksa kami bubarkan,” ujar Ilham, Sabtu (26/12/2020).

Kendati demikian, pembubaran itu tetap mengedepankan perbuatan yang humanis.

Dengan tegur sapa, senyum dan salam kepada para pengunjung.

Dirinya menyampaikan, akan terus melakukan pembubaran jika masih ada masyarakat yang nekat berlibur di tengah pandemi Covid-19 sekarang.

Mengingat hingga saat ini Kabupaten Majalengka masuk zona orange Covid-19 dengan kewaspadaan level 3 atau sedang.

Terlebih, Pemerintah Daerah Majalengka mengambil kebijakan untuk tidak membuka seluruh objek wisata selama libur tahun baru.

“Padahal sudah ditutup sementara tapi masih tetap saja banyak pengunjung, pembubaran tentu akan terus kita lakukan,” ucapnya. (*)

Sumber: TribunJabar.id

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement