Regional
Petani di Pangandaran Menjerit, Sudah Gagal Panen Harga Gabah Padi Merosot
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Para petani di Pangandaran menjerit harga gabah padinya merosot. Selain itu, banyak yang gagal panen karena hama.
Dilansir dari TribunJabar.id, gabah padi petani yang dijual ke bakul hanya seharga Rp 3.100 hingga Rp 3.700 per kilogram. Sedangkan sebelumnya ketika panen padi jarang, petani dapat menjual gabah padinya itu mencapai harga Rp 4.200 hingga Rp 4.500 per kilogram.
Majarjo (70), petani di Dusun/Desa Maruyungsari, Padaherang, Kabupaten Pangandaran, menyebutkan bukan hanya gagal panen, harga gabah padi saat ini juga terhitung murah.
“Sudah gagal panen, harganya murah cuma Rp 3.600 per kilogram. Malah di bandar (bakul) lain ada yang seharga Rp 3.100,” ujar Majarjo, Kamis (22/7/2021).
Padahal, sebelumnya harga gabah padi itu mencapai Rp 4.500 per kilogram.
“Dan ada juga yang harganya Rp 4.200, tapi kalau harganya tetap di angka Rp 4.000 ke atas mendingan, ongkos rawat padinya ketutup.”
“Sekarang boro-boro, harga hancur ditambah banyak hama wereng. Tidak ada hasil yang ada rugi, apalagi tenaga tidak kehitung,” ucap Majarjo. (*)

You may like

Video Viral Ungkap Gabah Rp2.500, Petani Minta Bulog Diaktifkan Kembali

BULOG Klaim Jaga Harga Gabah Petani, Ketua AMKI Karawang Minta Publik Awasi

Gagal Panen di Karawang Ibarat Kehilangan Karakter Diri

Ribuan Hektar Lahan Pertanian di Karawang Terancam Gagal Panen

Serangan Hama Sundep dan Tikus, Petani se-Kecamatan Kutawaluya Karawang Terancam Gagal Panen

Pengedar Uang Palsu di Pangandaran Ditangkap Polisi, Dibeli Secara Online dari Pasuruan
Pos-pos Terbaru
- Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada
- Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi
- Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang
- DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot
- Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhoul Aghniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri






