Regional
Serangan Hama Sundep dan Tikus, Petani se-Kecamatan Kutawaluya Karawang Terancam Gagal Panen
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Para petani dari berbagai Desa di Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang Jawa Barat menjerit setelah panen padinya gagal habis kena hama sundep dan dimakan hama tikus.
Hal itu dikatakan Rahman, petani asal Desa Sindangmulya Dusun Rawabambu RT 07 RW 03 yang mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta akibat gagal panen karena serangan hama sundep.
“Iya pak, saya nyawah menanam padi seluas 2,5 hektar habis dimakan hama sundep dan hama tikus. Kalau dihitung total kerugian biaya nyawah 25 juta,” kata Rahman, Jumat (19/4/2024).
Diungkapkan Rahman, serangan hama sundep dan tikus menyerang sawah para petani di Desa Sindangmulya dan hampir se-Kecamatan Kutawaluya.
“Kondisinya akibat serangan hama sundep dan tikus mengakibatkan para petani rugi semua. Pasalnya, pertama nanam padi kondisinya kurang bagus habis dimakan hama sundep yang kedua nanam padi lagi ditaksir hasilnya bagus tapi habis dimakan hama tikus. Pada intinya petani nanam padi dua kali habis dimakan sundep dan tikus,” Tegasnya.
Akibat kejadian tersebut, Rahmat berharap Kepala UPTD Dinas Pertanian bisa langsung melakukan pengecekan ke lokasi guna menyelesaikan permasalahan para petani yang terancam gagal panen.
“Oleh karena itu kami yang mewakili para petani di Kecamatan Kutawaluya meminta Kepala UPTD Dinas Pertanian harus turun sidak kelapangan untuk melihat kondisi padi di sawah seperti apa. Bila perlu Kepala Dinas Pertanian turun ke lapangan untuk melihat hasil panin padi di wilayah Kecamatan Kutawaluya seperti apa hasilnya,” ujarnya. (ded)
You may like

Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi

Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang

DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot

Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhoul Aghniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri

Puluhan Banner Rokok Asal Korea Di Karawang Diduga Ilegal Dan Hindari Pajak

Lumpur Pengerukan Irigasi Berserakan di Jalan, Warga Kutajaya Karawang Keluhkan Proyek Normalisasi Berujung Kecelakaan
Pos-pos Terbaru
- Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi
- Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang
- DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot
- Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhoul Aghniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri
- Puluhan Banner Rokok Asal Korea Di Karawang Diduga Ilegal Dan Hindari Pajak







