Regional
Pemkab Purwakarta Biarkan Bangunan Pusat Kuliner dan Green House Puluhan Miliar di Tajug Gede Tidak Terawat
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
PURWAKARTA – Bangunan Pasar Kuliner dan Sentra Promosi Produk Perikanan serta bangunan green house, yang berlokasi di kawasan Tajug Gede, Purwakarta tidak terawat dan terkesan dibiarkan begitu saja. Padahal anggaran dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Pertanian mencapai Rp 25 miliar.
Wakil Ketua Komunitas Peduli Purwakarta (KPP) Tarman Sonjaya ketika dihubungi, Kamis (25/1/2024) mengatakan pemerintah daerah sekarang ini harus memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap proyek bantuan (aspirasi DPR RI) dari dua kementerian tersebut ke Purwakarta.
Pasalnya, dana bantuan yang dikucurkan tersebut merupakan uang negara yang harus dipertanggungjawabkan secara sosial dan hukum.
Dikatakannya, jangan sampai pimpinan Daerah sekarang beranggapan bahwa proyek pasar kuliner dan green house tersebut merupakan proyek pribadi dari mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi sehingga tidak kewajiban harus melanjutkan kembali program tersebut.
“Pemerintahan itu harus bersifat melanjutkan yang ada, jangan sampai ada kesan pembiaran karena itu merupakan ambisi pribadi mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi,” kata Tarman.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, dua bangunan proyek yang didapatkan dari aspirasi mantan anggota DPR RI Dedi Mulyadi berupa
bangunan pasar kuliner dan sentra promosi produk perikanan serta bangunan green house tempat budidaya tanaman terkesan tidak terawat.
Bangunan pasar kuliner dan sentra promosi produk perikanan dari kementerian KKP mendapatkan anggaran Rp 13 miliar dan bangunan green house dari Kementerian Pertanian Rp 12 miliar terletak di Desa Wanakerta, Kecamatan Bungursari, atau tepat di belakang Tajug Gede Cilodong, Purwakarta dipenuhi ilalang dan terkesan kumuh.
Kabid Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Purwakarta Fahmi ketika dihubungi mengatakan bahwa bangunan pasar kuliner sudah diserahterimakan dari kementerian KKP ke Pemkab Purwakarta pada akhir Desember 2022.
“Karena penyerahannya dilakukan di akhir tahun maka Pemkab belum bisa mengalokasikan anggaran pemeliharaan dan operasional untuk pusat kuliner tersebut. Insha Allah tahun 2024 akan kami anggarkan,” kata Fahmi.
Sementara, Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta Hadi mengatakan hingga sekarang dari kementerian Pertanian belum ada serah terima.
“Untuk sementara ini kami tidak bisa melakukan action apapun karena belum ada serah terima,” katanya singkat. (Taufik Ilyas)


You may like

LippoLand Perkuat Kontribusi terhadap Percepatan Ekonomi dan Penyediaan Hunian Terjangkau melalui HWB Purwakarta

Besok! Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta Resmi Diluncurkan

Purwakarta Istimewa Gelar EXPO Pendidikan Non Formal (PNF) Tahun 2025

FK-PKBM Kabupaten Purwakarta Adakan Musdalub Tahun 2025

Dijerat Pasal Berlapis, Pelaku Pembunuhan dan Rudapaksa Dina Oktaviani Terancam Hukuman Mati

Resmi Terbentuk, AMKI Karawang Terima SK Kepengurusan dari AMKI Jabar
Pos-pos Terbaru
- Karawang Terapkan Sistem Digital dalam Rotasi Kepala Sekolah, Berbasis Manajemen Talenta
- Rotasi 561 Kepala Sekolah di Karawang, Bupati Aep Syaepuloh: Jabatan Bukan Hak, Tapi Amanah!
- Club Volleyball T.B Wallet Merah Siap Berlaga Di Ajang Open Tournamen 2026 Fathir Cup
- Polres Karawang Tangkap Ayah Tiri Pelaku Kekerasan terhadap Anak di Bawah Umur
- Muspika Kecamatan Pedes Karawang Gelar Minggon Rutin, Bahas Kebersihan Sampah






