Connect with us

Regional

Pemkab Pangandaran Pasang Petunjuk Evakuasi Untuk Antisipasi Bencana Tsunami

Published

on

INFOKA.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran memasang plang petunjuk jalur dan tempat untuk mengantisipasi korban jiwa saat terjadi bencana tsunami.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Pangandaran, Adang Ismail mengatakan, pemasangan plang tersebut merupakan bagian mitigasi bencana jika terjadi tsunami di Pangandaran.

“Di sana nanti ada petunjuk mengenai tempat evakuasi, di antaranya shelter tsunami di Pasar Wisata (PW), kemudian di beberapa hotel yang sudah bekerja sama dengan kami,” ujar Adang seperti dikutip dari TribunJabar.id, Kamis (25/3/2021).

Adang mengatakan, saat ini ada lima plang yang dipasang di Pantai Pangandaran.

“Ya, semoga saja para wisatawan bisa nyaman dan aman dengan adanya plang ini,” ucapnya.

Menurutnya, ada beberapa hotel yang sudah bekerja sama di antaranya, Horison, Laut Biru, D’Bilz, Pantai Indah, Fortuna, dan Krisna Beach.

“Ditambah, kawasan cagar alam juga termasuk tempat evakuasi,” kata Ia.

Sebelumnya, kata Adang, pernah juga dipasang plang di Pantai Pangandaran, tapi malah menimbulkan kontroversi karena kata-katanya yang dianggap kurang pas.

“Sehingga, saat itu plang tersebut kembali dicabut,” ucap Ia.

Menurut Adang, penyusunan isi tulisan di plang tersebut sengaja di konsultasikan ke ITB agar, tidak menimbulkan kontroversi lagi.

“Kami ubah dengan kalimat seperti di plang tersebut, agar diterima oleh semua elemen,” katanya.

Sampai saat ini, belum ada rencana untuk memasang plang di objek wisata lain seperti Pantai Batukaras, Batuhiu, Karapyak, atau lainya.

“Sementara, kami fokus di kawasan Pantai Pangandaran dulu, karena, paling banyak pengunjungnya,” ucapnya. (*)