Nasional
Pemimpin Daerah Harus Jadi Pelopor Gerakan Revolusi Mental
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Asisten Deputi Revolusi Mental Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Kemenko PMK) Redemtus Alfredus Sani Fenat meminta para pemimpin daerah menjadi pelopor untuk menggerakkan revolusi mental.
Tak hanya para pemimpin daerah, tetapi juga para aparatur sipil di kementerian/lembaga harus turut menggelorakan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).
“Para pemimpin dan aparat negara khususnya di daerah harus jadi pelopor untuk menggerakkan revolusi mental. Selain itu, aparatur dari masing-masing kementerian/lembaga di daerah juga harus menjadi pelopor,” ujar Alfredus dalam kegiatan Penguatan Gugus Tugas Revolusi Mental Kabupaten Sijunjung, dikutip dari Kompas.com, Kamsi (19/11/2020).
Ia mengatakan, sebagai pelopor gerakan revolusi mental, pemerintah lewat kementerian/lembaga dan aparatur pemerintahan daerah harus melakukan tiga hal utama.
Ketiga hal tersebut adalah bersinergi, membangun manajemen isu, dan penguatan kapasitas aparat negara.
Alfredus mengatakan, GNRM telah terbukti berdampak positif terhadap kinerja pemerintahan.
Selain itu, gerakan revolusi mental juga harus terus digaungkan kepada masyarakat. Utamanya bagi kalangan muda untuk menggelorakan semangat yang positif.
“Revolusi mental sangat diperlukan untuk memperkuat karakter bangsa. Gerakan revolusi mental semakin relevan bagi bangsa Indonesia yang saat ini tengah menghadapi tiga problem pokok bangsa,” kata dia.
Ketiga pokok problem tersebut adalah merosotnya wibawa negara, merebaknya intoleransi, dan melemahnya sendi-sendi perekonomian nasional.
Alfredus mengatakan, nilai-nilai revolusi mental harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Praktek revolusi mental itu adalah menjadi manusia yang berintegritas, mau bekerja keras, dan punya semangat gotong royong,” kata dia.
Adapun GNRM merupakan gerakan nasional untuk mengubah sistem nilai, cara pandang, pola pikir, nilai, sikap bangsa untuk mewujudkan Indonesia berdaulat, mandiri dan berkepribadian berdasarkan Pancasila.
GNRM juga bertumpu pada tiga nilai strategis, yaitu integritas, etos kerja, dan gotong royong. (*)
Sumber: Kompas.com


You may like

Kemenko PMK: Pemilu Jangan Korbankan Kerukunan Anak Bangsa, Pasang APK Harus di Tempat Berizin

Angka Pernikahan Dini di Jabar, Jateng dan Jatim Tinggi Sepanjang Tahun 2022

145 Pekerja Migran Bermasalah dari Malaysia Dipulangkan ke Indonesia

Kemenko PMK: Butuh 22 Tahun Untuk Berangkatkan Jemaah Haji

Cuti Bersama Tetap Ada Meski Mudik Dilarang
Pos-pos Terbaru
- Tangis Haru Warnai Wisuda UNSIKA, Istri Wakilkan Almarhum Mantan Ketua KPU Karawang Terima Gelar Magister
- Brits Hotel Karawang Hadirkan Ekosistem Pernikahan Terpadu di Cikarang Wedding Fair 2026
- Polres Karawang Selidiki Penemuan Mayat Remaja di Bantaran Sungai Citarum
- Digagalkan! Upaya Lempar Narkoba ke Lapas Karawang Berakhir Sia-Sia
- Sinergi Hati Di Karawang: Kalapas Baru Ma’ruf Prasetyo Perkuat Kolaborasi Dengan Bupati Demi Kesejahteraan Warga Binaan





