Connect with us

Nasional

Natal 2022, MUI Ajak Masyarakat Jaga Kolaborasi dan Harmonisasi

Published

on

INFOKA.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak masyarakat untuk menjaga kolaborasi dan harmonisasi pada perayaan Natal 2022.

Wakil Ketua MUI Marsudi Syuhud menyatakan bahwa sangat penting adanya kolaborasi serta upaya untuk saling menghormati secara bersama-sama bahkan tanpa adanya sekat perbedaan agama.

“Kolaborasi yang dimaksud adalah bagaimana kita saling menghormati bersama-sama dan melakukan sesuatu yang kita saling membutuhkannya. Kita harus melakukan sesuatu yang tidak ada sekat-sekat agama di dalamnya,” ujar Marsudi seperti dikutip Antara, Sabtu (25/12/2022).

Menurut dia, jika seluruh masyarakat sudah bersepakat untuk bisa membangun negara secara bersama-sama, semuanya akan menjadi nyaman dan mampu menjadi bangsa yang satu.

Ia berharap seluruh rangkaian Natal dan tahun baru bisa berjalan dengan aman, nyaman, bahkan tanpa adanya gangguan dari pihak mana pun. Untuk itu, situasi yang damai, aman, dan terkendali ini harus bisa diciptakan oleh semua elemen masyarakat.

“Barang siapa yang sudah sepakat untuk membangun negara secara bersama-sama dan bersatu agar kita nyaman secara bersama-sama, semua akan menjadi umat yang satu, bangsa yang satu,” kata dia.

Untuk terus bisa menjaga persatuan berbangsa, menurut dia, masyarakat harus mampu untuk terus mengikuti aturan yang ada. Jika telah mengikuti segala aturan yang ada, masyarakat akan bisa jauh lebih harmonis dan tertib serta aman.

“Bangsa ini adalah bangsa yang satu, yang diikat oleh kebersamaan, kita sudah menyatu dengan kesepakatan nasional. Maka, dari sini kita tinggal mengikuti aturan yang ada, harmonis adalah tertib dan mengikuti aturan. Jika semua sudah mengikuti aturan, bangsa ini akan aman,” ujarnya.

Menag Ajak Umat Kristiani Jadikan Natal Momen Rawat Kerukunan

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan selamat Natal tahun 2022 kepada umat Kristiani yang merayakan. Dia mengajak umat Kristiani menjadi Natal sebagai momentum untuk merawat kerukunan.

“Saya mengajak seluruh umat Kristiani menjadikan peringatan Natal tahun ini sebagai momentum untuk merawat harmoni dan kerukunan dalam keragaman dan kebhinekaan,” kata Yaqut.

Adapun tema Natal 2022 adalah ‘Pulanglah Mereka ke Negerinya Melalui Jalan Lain’. Yaqut menyampaikan tema ini bermakna bahwa keanekaragaman adalah anugerah dari Tuhan yang harus disyukuri, dirawat, dan terus dikembangkan.

“Kebhinekaan sudah seharusnya mendorong kita semua untuk saling bergandengan tangan dalam mewujudkan tata kehidupan bersama yang lebih bermartabat,” jelasnya.

Dia meyakini dengan berjalan bersama, Indonesia akan dapat pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat. Dengan berjalan bersama dalam rasa hormat atas keragaman dan kebhinekaan, maka akan tercipta kerukunan umat untuk Indonesia hebat.

“Selamat Natal 2022 dan Tahun Baru 2023,” ucap Yaqut.

Sumber: Antara

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement