Nasional
Menpan RB Sebut Reformulasi Seleksi PPPK Bentuk Afirmasi Kepada Honorer
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas mengungkapkan reformulasi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) teknis adalah bentuk afirmasi yang diberikan pemerintah kepada peserta eks tenaga non-ASN atau honorer yang telah mengabdi selama ini.
“Setiap kebijakan yang dikeluarkan mempertimbangkan berbagai aspek yang komprehensif dan diharapkan berdampak tepat kepada seluruh pihak, tentu belum bisa menyenangkan semua pihak,” kata Azwar Anas dilansir dari Antara, Sabtu (5/7/2023).
Dia mengatakan kebijakan reformulasi dalam seleksi PPPK teknis 2022 telah melalui proses pembahasan bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta instansi terkait.
Namun Azwar Anas menegaskan bahwa pada prinsipnya Kemenpan RB mengoptimalkan proses reformulasi dengan afirmasi kepada peserta eks THK-II atau peserta tenaga non-ASN atau honorer yang telah memiliki rekam jejak pengabdian di setiap instansi pemerintah.
Dia menegaskan bahwa pada prinsipnya setiap warga negara memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi CASN sepanjang memenuhi syarat.
“Teman-teman yang belum lulus, kami berharap jangan berkecil hati, masih ada seleksi tahun 2023 yang kami upayakan akan ada terobosan kebijakan dalam pengadaan ASN, termasuk dari sisi soal seleksi agar senantiasa relevan dengan perkembangan zaman dan tetap memenuhi kualifikasi kebutuhan suatu formasi,” ujarnya.
Deputi Bidang SDM Aparatur Kemenpan RB Alex Denni menjelaskan bahwa semua aspek dipertimbangkan dan dicermati dalam kebijakan reformulasi PPPK teknis.
“Pertimbangannya adalah yang pertama kita memberikan afirmasi kepada yang telah mengabdi, yaitu eks THK-II atau peserta tenaga non-ASN. Ini aspek keadilan mengingat mereka telah bekerja di instansi pemerintah,” katanya.
Selain itu, menurut dia, harus tetap menjaga kualitas dalam proses rekrutmen sehingga reformulasi ditetapkan dengan pemeringkatan peserta yang memiliki hasil tes yang tinggi secara berurutan dan kualitas tergambar dari hasil tes terbaik yang dihasilkan peserta.
Alex menambahkan total PPPK yang terekrut pada seleksi tahun 2022 adalah 396.754 orang dengan rincian 38.820 atau hampir 10 persen di antaranya adalah pelamar kalangan umum dan selebihnya berasal dari eks THK-II serta tenaga non-ASN/honorer.
Menurut dia, khusus untuk PPPK teknis yang direformulasi dari total 76.867 yang diterima, 10.520 atau sekitar 13,6 persen di antaranya dari pelamar umum.
Alex menjelaskan bahwa berdasarkan hasil kelulusan, keterisian formasi sebesar 250.432 orang lulus seleksi PPPK guru atau sekitar 78,5 persen dari total formasi yang ditetapkan.
Sementara itu, untuk jabatan fungsional tenaga kesehatan yang lulus sebanyak 69.455 atau 78,6 persen.
Sedangkan PPPK tenaga teknis yang dinyatakan lulus sejumlah 51.687 atau 46,8 persen. Setelah reformulasi, kenaikan kelulusan PPPK tenaga teknis menjadi sekitar 70 persen, tepatnya 69,60 persen atau sebanyak 76.867 orang. (*)
Sumber: Antara


You may like

Tinggi Silpa, DPRD Karawang Tuding Penggajian PPPK Kurang Dipersiapkan

Pemkab Sukabumi Angkat Ratusan Tenaga Honorer Jadi PPPK

Ratusan Guru Honorer Kepung Kantor Pemkab Karawang, Minta Kepastian Nasib Sebagai PPPK

Pemkab Karawang Kembali Buka 912 Formasi untuk Seleksi CPNS dan PPPK

Sebanyak 1.519 PPPK Resmi Dilantik, Ini Pesan Bupati Karawang

Belum Terakomodir PPPK, Komisi IV DPRD Karawang Gelar RDP Bersama Guru Honorer
Pos-pos Terbaru
- Karawang Terapkan Sistem Digital dalam Rotasi Kepala Sekolah, Berbasis Manajemen Talenta
- Rotasi 561 Kepala Sekolah di Karawang, Bupati Aep Syaepuloh: Jabatan Bukan Hak, Tapi Amanah!
- Club Volleyball T.B Wallet Merah Siap Berlaga Di Ajang Open Tournamen 2026 Fathir Cup
- Polres Karawang Tangkap Ayah Tiri Pelaku Kekerasan terhadap Anak di Bawah Umur
- Muspika Kecamatan Pedes Karawang Gelar Minggon Rutin, Bahas Kebersihan Sampah






