Connect with us

Nasional

Menkeu Sebut Subsidi Kendaraan Listrik Dorong Transformasi Ekonomi

Published

on

INFOKA.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa dukungan terhadap Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) itu merupakan upaya untuk mendorong percepatan transformasi ekonomi.

“KLBB itu merupakan upaya percepatan transformasi ekonomi untuk penciptaan nilai tambah yang tinggi,” ujar Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Selasa (29/5/2023).

Menurut Sri Mulyani, percepatan tersebut diwujudkan melalui penciptaan nilai tambah yang tinggi, perluasan kesempatan kerja, serta penggunaan energi yang ramah lingkungan sehingga dapat menurunkan emisi, serta efisiensi subsidi energi.

Ia juga menyampaikan bahwa pengembangan ekosistem industri KBLBB telah dilakukan di banyak negara seperti Amerika Serikat (AS), Eropa, China, dan beberapa negara di Asia Tenggara seperti Vietnam, Thailand, dan Malaysia.

Para produsen kendaraan di banyak negara juga telah berkomitmen untuk beralih ke 100% kendaraan listrik pada tahun 2035 hingga 2040.

Ia juga meyakinkan bahwa negara-negara maju dan negara-negara tetangga di Asia juga mendukung pengembangan KBLBB.

Sri Mulyani meyakinkan bahwa Indonesia tidak bisa hanya menjadi penonton. Apalagi, Indonesia memiliki modal yang cukup besar dalam hal bahan baku kendaraan listrik.

“Indonesia tidak boleh menjadi penonton! Apa lagi Indonesia adalah produsen mineral yang sangat menentukan dunia,” tegasnya.

Diketahui, Pemerintah menetapkan subsidi berupa potongan harga sebesar Rp7 juta untuk pembelian satu unit motor listrik yang berlaku sejak 20 Maret 2023.

Ketentuan tersebut tertuang pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah untuk Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Dua. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement